Selasa, 08 September 2020

Aktor Star Wars Alan Harris Meninggal, Kenali Kanker Paru yang Diidapnya

Alan Harris, aktor Inggris, meninggal di usia 81 tahun setelah melewati masa hidupnya dengan kanker paru-paru yang didiagnosis di tahun 2018. Dia memainkan tiga karakter berbeda dalam trilogi asli dari waralaba sci-fi, salah satunya karakter Bossk di The Empire Strikes Back.
Alan telah berjuang mengatasi masalah kesehatan selama beberapa tahun. Namun ia beberapa kali masih sempat menghadiri pertunjukan dan bertemu dengan penggemar.

Para penggemarnya membanjiri ucapan bela sungkawa di media sosial untuk memberikan penghormatan pada Alan Harris, termasuk aktor Star Wars Jeremy Bulloch, yang memerankan Boba Fett dalam film-film fiksi ilmiah.

"Kami sangat menyesal mendengar tentang Alan Harris. Dia adalah salah satu dari orang-orang terbaik yang pernah kami temui, dia sangat sederhana dan sangat baik dengan semua penggemar, dia akan sangat dirindukan," katanya. dikutip dari Ace Show Biz.

Penggemar lain menuliskan di media sosialnya, "Alan akan sangat dirindukan oleh penggemar di seluruh dunia. Rest In Peace (RIP) Alan Harris" begitu tulisnya.

Kata Kemenkes Soal Lokasi Observasi WNI dari Wuhan yang 'Dekat' Pemukiman

Warga Natuna, Kepulauan Riau, menolak wilayahnya menjadi tempat observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China. Mereka melakukan demonstrasi, dengan ramai-ramai mendatangi Bandara Raden Sadjad.
"Ini adalah aksi spontanitas dari warga Natuna yang menolak keras akan didatangkannya WNI dari Wuhan dikarantina di Natuna ini," ujar seorang warga di lokasi demo, Sabtu (1/2/2020).

Beberapa netizen juga mencemaskan lokasi yang disebut terlalu dekat dengan pemukiman warga, yaitu berjarak 6 km.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, dr Achmad Yurianto, menjelaskan kemungkinan penularan corona virus (2019-nCoV) yang berkaitan dengan jarak.

Kemudian virus ini nularnya pakai apa? Percikan ludah, dahak orang sakit. Ada nggak orang batuk 8 km langsung sampai? Nah iya artinya nggak logis kan.
Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, dr Achmad Yurianto

"Yang nanggapi sudah pernah ke sini belum? Ya jarak terdekat itu 8 km itu menurut Anda dekat atau jauh? Kemudian virus ini nularnya pakai apa? Percikan ludah, dahak orang sakit. Ada nggak orang batuk 8 km langsung sampai? Nah iya artinya nggak logis kan," jelasnya saat dihubungi detikcom, Senin (3/2/2020).

"Katanya biar katanya, wong dia nggak tahu tempatnya kok," pungkasnya.

Benarkah Sup Kelelawar Pemicu Wabah Virus Corona? Ini Kata Ahli Mikrobiologi

 Wabah virus corona yang terjadi saat ini, banyak dicurigai berasal dari kebiasaan warga China memakan sup kelelawar. Apakah benar mengonsumsi sup kelelawar merupakan asal mula dari penularan virus corona 2019-nCoV?
Ahli mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr R Fera Ibrahim, MSc, SpMK(K), PhD, mengatakan sup kelelawar belum tentu menjadi penyebab utamanya.

"Belum tentu, sup kelelawar kan kalau dia dimasaknya sampai matang, mendidih atau segala macam virusnya bisa mati," kata dr Fera, ditemui detikcom baru-baru ini.

Menurutnya, walaupun banyak berita yang beredar terkait hubungan sup kelelawar dan virus corona, sampai sekarang belum ada kejelasan tentang hal ini.

"Mereka (China) sendiri saja belum bisa memastikan," ucapnya.

Meskipun begitu, dr Fera tetap meyakini virus corona 2019-nCoV ini berasal dari kelelawar. Sebab virus ini masih mempunyai hubungan dengan virus pendahulunya, yaitu SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang juga berkerabat dengan virus corona yang ada di kelelawar.

"Analisis dari materi genetiknya itu lebih mengarah kepada kekerabatannya dekat dengan virus corona yang berasal dari kelelawar," jelasnya.

"Jadi kemungkinan dari kelelawar itu cuman perantaranya kenapa sampai bisa menginfeksi manusia itu juga masih diinvestigasi," pungkasnya.
https://nonton08.com/mope/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar