Kamis, 13 Agustus 2020

4 Bentuk Mr P dan Kelebihan Masing-masing Bagi Kepuasan Pasangan

 Penis adalah salah satu aset penting yang paling diperhatikan oleh semua pria. Entah dari segi kekuatannya, ketahanan, ukuran, bahkan bentuknya.

Hal tersebut sangat diperhatikan agar bisa memberikan kepuasan pada pasangan saat berhubungan seks. Tapi, apa Anda tahu ada 4 bentuk penis pada pria?
Dikutip dari Your Tango, berikut 4 bentuk penis beserta 'manfaatnya' untuk pasangannya.

1. The burrito
Pria yang memiliki bentuk penis burrito atau besar biasanya menjadi dambaan pasangannya. Selain itu, para pria yang dengan penis ini akan sangat bangga dan menunjukkannya tanpa ragu pada pasangan.

Bentuk penis ini bisa benar-benar membangkitkan gairah wanita yang melihatnya. Selain itu, si pria dapat memberikan tekanan yang besar serta menstimulasi seluruh bagian vagina saat melakukan penetrasi.

2. The banana
Jenis penis ini biasanya bentuknya melengkung ke atas seperti pisang. Karena lengkungan itu, penis bisa memberikan gesekan pada dinding atas vagina tempat g-spot biasanya berada.

Selain itu, dengan bentuk seperti ini, pasangan bisa terpuaskan dengan gesekan yang diberikan di seluruh area vagina saat bercinta.

3. The hook
Berbeda dengan banana, the hook ini lebih melengkung ke bawah seperti paruh flamingo. Dengan bentuk seperti ini, sangat tepat jika dipadukan dengan posisi seks doggy-style. Karena itu akan dengan mudahnya menyentuh g-spot pasangan Anda saat melakukan penetrasi.

4. Pocket rocket
Bentuk penis ini memang kecil atau lebih mungil daripada yang lain. Tapi, dengan penis seperti ini Anda bisa lebih banyak mencoba berbagai gaya untuk menyentuh g-spot dan memuaskan pasangannya.

Gaya atau posisi yang sangat dianjurkan adalah doggy-style dan misionaris. Pada posisi tersebut, jarak antara pria dan wanita saat bercinta akan semakin intim dan menggairahkan.

Kasus Aktif Corona di Indonesia Turun 17 Persen Sebulan Terakhir

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan kasus aktif Corona di Indonesia terus mengalami penurunan. Selama sebulan terakhir, kasus aktif Corona di Indonesia turun sebanyak 17,74 persen.
Sebelumnya, pada 13 Juli 2020 Satgas melaporkan kasus aktif ada di angka 47,59 persen. Kini per 12 Agustus sudah menjadi 29,85 persen.

Kasus aktif sendiri artinya adalah kasus orang-orang yang masih dianggap sakit dari total seluruh kasus terkonfirmasi. Semakin sedikit kasus aktif artinya semakin sedikit orang yang saat ini dirawat di fasilitas kesehatan.

"Pada tanggal 12 Agustus kemarin jumlah kasus aktif di Indonesia adalah 29,85 persen yang sudah berada di bawah rata-rata dunia yaitu 30.51 persen. Ini adalah kabar yang baik karena jumlah kita kasus aktifnya sudah menurun di bawah rata-rata dunia," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube milik Sekretariat Presiden, Kamis (13/8/2020).

Meski kasus aktif Corona di Indonesia berkurang, Wiku mewanti-wanti agar semua pihak tetap waspada. Tidak menutup kemungkinan kasus aktif akan kembali meningkat bila orang-orang mulai lengah dan tidak peduli pada protokol kesehatan.

"Kita harus waspada bahwa jumlah kasus aktif ini meningkat apabila kita lengah dalam menangani kasus dan masyarakat lengah tidak menjalankan protokol kesehatan. Jadi ini betul-betul menjadi perhatian kita semua," pungkasnya.
https://nonton08.com/the-neon-demon/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar