Indosat Ooredoo mengatakan bisnis satelit saat ini dinilai sudah tidak efisien lagi bagi perusahaan. Indosat Ooredoo diketahui telah melepas slot orbit 113 derajat BT ke tangan Telkomsat.
Chief Legal & Regulatory Officer Natasha Nababan mengungkapkan bahwa melepas slot orbit 113 derajat BT itu sejalan dengan strategi pertumbuhan perusahaan.
"Di mana perusahaan ke depan tidak lagi memiliki dan mengoperasikan satelit, karena memang secara skala ekonomi, yang dulunya punya tiga (satelit) sekarang satu (satelit) itu tidak efisien lagi. Dan, kita tidak bisa memberikan harga kompetitif untuk layanan satelit," ujar Natasha dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (12/1/2021).
Anggaran yang tadinya untuk menjalankan bisnis satelit, Natasha mengatakan, nantinya akan disalurkan bisnis utama perusahaan.
"(Indosat) menghormati keputusan pemerintah dalam memilih Telkomsat untuk mengambil alih dan mengelola slot orbit satelit tersebut," kata Natasha melanjutkan.
Diberitakan sebelumnya, satelit Nusantara Dua (Palapa N-1) yang diluncurkan di diangkut Long March 3B setelah diluncurkan dari Xichang Satellite Launch Center (XSLC), Xichang, China, Apri lalu, gagal mencapai orbit. Wahana antariksa itu pun jatuh di laut sekitar Guam.
Salah satu dampak kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua adalah potensi penghapusan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT oleh International Telecommunication Union (ITU), karena Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan.
Untuk mengamankan slot orbit 113 BT, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menetapkan anak perusahaan Telkom, yaitu Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).
"Berkaitan dengan hal itu, Indosat menyatakan tidak dalam posisi untuk kembali melakukan investasi meluncurkan satelit di masa akan datang, sehingga Indosat tidak akan melanjutkan penggunaan filing satelit pada slot orbit 113ºBT setelah masa operasi satelit Palapa D berakhir," ujar Kominfo, Selasa (5/1).
Sehubungan dengan hal tersebut, Kominfo telah mengirimkan surat kepada Indosat yang menyatakan hak penggunaan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT tidak diperpanjang setelah masa operasi satelit Palapa D berakhir.
Berdasarkan proses evaluasi yang telah dilakukan, Kominfo menetapkan Telkomsat sebagai pengguna baru filing satelit Indonesia di slot orbit 113 derajat BT dan diberi waktu untuk meluncurkan satelit baru sebelum 31 Desember 2024.
https://trimay98.com/movies/what-men-want/
WhatsApp Klaim Tetap Jaga Privasi dengan Kebijakan Baru
- WhatsApp melakukan update pada kebijakan privasi dan banyak orang yang menaruh perhatian terhadap keamanan apabila menyetujui aturan tersebut. Karenanya, WhatsApp dengan sigap memberikan tanggapan.
Menurut WhatsApp, update ini tidak akan berdampak kepada privasi pesan yang dibagikan pengguna dengan kerabat. Update ini akan membantu orang-orang untuk lebih mudah melakukan pembelian dan mendorong kegiatan bisnis pada platform messaging tersebut.
"Sementara kebanyakan orang menggunakan WhatsApp untuk bertukar pesan dengan teman dan keluarga, secara meningkat orang-orang juga menjangkau bisnis. Kami memperbaharui kebijakan privasi untuk menjelaskan bahwa, ke depan, bisnis dapat memilih untuk menerima layanan hosting yang aman dari Facebook perusahaan induk kami untuk membantu mengelola komunikasi mereka dengan pelanggan mereka di WhatsApp," kata juru bicara tersebut.
Mengutip India Times, Selasa (12/1/2021) ini pun terserah pada pengguna untuk membicarakan bisnis via WhatsApp atau tidak. Lebih lanjut, pihaknya menekankan kebijakan ini tidak akan melanggar hak konsumen untuk mendapatkan perlindungan data pribadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar