Sabtu, 09 Januari 2021

Cara Daftar Vaksinasi COVID-19 dan Verifikasinya

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membagikan alur registrasi dan verifikasi penerima vaksinasi COVID-19.

Vaksinasi COVID-19 tahap awal sendiri di Indonesia akan mulai dilaksanakan pada 13 Januari mendatang hingga April 2021. Prioritas penerima vaksin Corona ini telah ditentukan pemerintah, yaitu seperti tenaga kesehatan, pejabat publik, dan sejumlah tokoh agama di daerah.

Nakes

Nah, aplikasi PeduliLindungi dimanfaatkan sebagai sarana untuk pengecekan penerima vaksinasi COVID-19. Berikut mekanisme registrasi dan verifikasi penerima yang paparkan Kominfo.


Cara daftar dan verifikasi penerima vaksin COVID-19:

Sasaran penerima vaksinasi menerima notifikasi pemberitahuan melalui SMS Blast dari ID pengirim PEDULICOVID

Melakukan registrasi ulang, untuk memilih tempat serta jadwal layanan, serta verifikasi melalui:

- SMS 1199 atau menekan tombol di smartphone kalian *119#

- Aplikasi PeduliLindungi atau website https://pedulilindungi.id

- Melalui Babinsa/Babinkamtibmas setempat

Sistem informasi satu data vaksinasi COVID-19 mengirimkan tiket elektronik sebagai undangan kepada sasaran penerima vaksin Corona yang telah terverifikasi

Pengingat jadwal layanan akan dikirimkan oleh sistem via SMS atau aplikasi PeduliLindungi kepada sasaran

Sebagai catatan, Kominfo mengatakan, penerima vaksin Corona yang tidak memiliki ponsel akan dikompilasi datanya untuk kemudian dilakukan verifikasi oleh Babinsa/Babinkamtibmas dengan melibatkan lurah, kepala dusun, ketua RT/RW, serta puskesmas setempat.


Melalui cuitannya di akun @kemkominfo, disampaikan bahwa program pelaksanaan vaksinasi COVID-19 akan segera dilakukan setelah Badang Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA).


Aplikasi PeduliLindungi sendiri telah diperbaharui untuk menjamin keamanan para penggunanya yang mana saat ini versi 3.1.1. Menurut Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, versi terbaru PeduliLindungi telah mengalami banyak penyempurnaan fitur dan izin akses.


"Saat ini versi PeduliLindungi Android adalah 3.1.1 di mana sudah banyak perbedaan fitur aplikasi dan izin akses yang tidak digunakan di versi terbaru. Pada versi 3.1.1 tidak ada lagi menggunakan fitur Bluetooth, WiFi, kamera, dan file access untuk penyimpanan," jelas Dedy beberapa waktu lalu.

https://nonton08.com/movies/the-influence-of-sex-on-dieting-2/


Donald Trump di Twitter Terancam Game Over


Setelah dicekal selama 12 jam karena postingan yang dianggap berkontribusi pada aksi kerusuhan di gedung Capitol, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah bisa kembali menggunakan Twitter. Namun kiprahnya di media sosial itu benar-benar terancam game over.

Twitter sejak sekitar 10 tahun silam merupakan aplikasi favorit Trump untuk bersuara langsung pada para pendukungnya. Twitter sendiri turut ketiban untung karena Trump merupakan sosok terkenal yang kemudian jadi presiden Amerika Serikat.


Akan tetapi relasi itu berpotensi segera kandas. Untuk pertama kalinya, Twitter mengunci akun Donald Trump dalam waktu lama karena dianggap melanggar aturan. Sudah begitu, Twitter menyatakan akan memblokirnya secara permanen seandainya pelanggaran kembali dilakukan.


"Pelanggaran di masa depan terhadap aturan Twitter, termasuk kebijakan Civic Integrity atau Violent Threats, akan berakibat pada pemblokiran permanen pada terhadap akun @realDonaldTrump," cetus Twitter.


Hal itu merupakan kabar buruk karena sebenarnya, Donald Trump terbiasa melanggar aturan Twitter dengan beragam cuitan kontroversial di masa silam. Saat masih jadi presiden, hal itu masih diampuni karena ada kebijakan khusus bagi para pejabat.


"Saat ini, kami membatasi perkecualian pada tipe konten yang menarik perhatian publik, tweet dari pejabat terpilih," sebut Twitter beberapa waktu silam.


Itupun seperti dikutip detikINET dari BBC, Jumat (8/1/2021) sebenarnya para petinggi Twitter sudah lama berdebat apakah akun itu dilarang saja karena dinilai banyak dampak buruknya. Pendek kata, Trump bebas di Twitter karena statusnya masih Presiden.


Namun sebentar lagi, Joe Biden akan menggantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Dengan lengsernya Trump, kebiasaannya melanggar kebijakan Twitter serta peringatan dari Twitter yang sudah disampaikan itu, bisa jadi akunnya takkan ada lagi di masa depan.

https://nonton08.com/movies/three-sexy-meals-2/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar