Jumlah kasus terkonfirmasi positif virus Corona COVID-19 bertambah 9.321 kasus pada Kamis (7/1/2021). Total positif menjadi 797.723, sembuh 659.437, dan meninggal 23.520.
Sementara itu jumlah spesimen yang diperiksa hari ini tercatat sebanyak 68.019, sedangkan suspek yang diamati sebanyak 68.753.
Berikut perkembangan kasus Corona di Indonesia hari ini:
Kasus positif bertambah 9.321 menjadi 797.723
Pasien sembuh bertambah 6.294 menjadi 659.437
Pasien meninggal bertambah 224 menjadi 23.520
Sebelumnya pada Rabu (6/1/2021), tercatat jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 788.402, sembuh 652.513, dan meninggal 23.296 kasus.
https://movieon28.com/movies/the-sister-in-law/
DKI di Atas 2 Ribu, Ini Sebaran 9.321 Kasus Harian COVID-19 RI 7 Januari
Pemerintah melaporkan penambahan kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Kamis (7/1/2021). Ada penambahan 9.321 kasus, sehingga total pasien terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 797.723 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 2.398 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 1.416 kasus dan Jawa Tengah sebanyak 998 kasus baru per 7 Januari.
Detail perkembangan virus Corona Kamis (7/1/2021), adalah sebagai berikut:
Kasus positif bertambah 9.321 menjadi 797.723
Pasien sembuh bertambah 6.924 menjadi 659.437
Pasien meninggal bertambah 224 menjadi 23.520
Tercatat sebanyak 68.019 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 68.753.
Sebaran 9.321 kasus baru Corona di Indonesia pada Kamis (7/1/2021).
DKI Jakarta: 2.398 kasus
Jawa Barat: 1.416 kasus
Jawa Tengah: 998 kasus
Jawa Timur: 948 kasus
Kalimantan Timur: 479 kasus
Sulawesi Selatan: 366 kasus
Banten: 364 kasus
DI Yogyakarta: 355 kasus
Bali: 189 kasus
Kalimantan Utara: 178 kasus
Sumatera Barat: 171 kasus
Sulawesi Tengah: 157 kasus
Riau: 139 kasus
Bengkulu: 121 kasus
Kalimantan Selatan: 93 kasus
Lampung: 92 kasus
Sumatera Utara: 83 kasus
Sulawesi utara: 81 kasus
Nusa Tenggara Timur: 79 kasus
Kalimantan Tengah: 76 kasus
Sumaterra Selatan: 63 kasus
Nusa Tenggara Barat: 59 kasus
Jambi: 57 kasus
Sulawesi Tenggara: 49 kasus
Bangka Belitung: 47 kasus
Papua: 47 kasus
Gorontalo: 46 kasus
Sulawesi Barat: 33 kasus
Papua Barat: 32 kasus
Aceh: 31 kasus
Kalimantan Barat: 26 kasus
Maluku Utara: 25 kasus
Kepulauan Riau: 22 kasus
Maluku: 1 kasus.
Aktor Aliff Alli Kritis, Ini Gejala COVID-19 yang Bisa Picu Kondisi Fatal
Aktor Aliff Alli dikabarkan kritis akibat terinfeksi virus Corona COVID-19. Kini ia tengah dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menurut keterangan kuasa hukumnya, Asgar Sjarfi, Aliff sudah dinyatakan positif COVID-19 sejak tiga minggu lalu. Kondisinya pun kian menurun pada minggu ketiga.
"Dua minggu pertama masih bisa WA, tapi abis tiga minggu langsung kritis karena ada penyakit bawaan," kata Asgar, Rabu (6/1/20201).
Dijelaskan Asgar, Aliff memiliki penyakit penyerta berupa penyakit paru. Selain itu, kata Asgar, Aliff juga sedang banyak pikiran karena sedang menghadapi masalah dugaan kasus KDRT dan pemalsuan akta lahir anaknya, Putri Alyssa Ismillah Khan.
"Pertama mentalnya dia (terserang), kedua karena paru, karena memang sebelumnya dia perokok. Nah itu yang buat dia berat. Dan pikiran pak Aliff sendiri," ungkap Asgar.
Saat terinfeksi virus Corona memang ada beberapa faktor yang bisa memperparah gejala bahkan memicu kondisi fatal. Di antaranya, faktor usia lanjut, respons kekebalan tubuh, dan penyakit penyerta.
"Jika sistem kekebalan tubuh tidak kuat, kemungkinan besar virus itu dapat berkembang biak di dalam paru-paru dan menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan parut. Sistem kekebalan akan melawannya dan menghancurkan jaringan paru yang sehat dalam prosesnya," kata Dr Sarah Jarvis GP, Direktur Klinis Patient Access, dikutip dari The Sun.
Selain itu, ada kondisi fatal yang disebabkan happy hypoxia. Kondisi ini terjadi ketika pasien COVID-19 memiliki saturasi oksigen yang rendah, namun tidak mengalami gejala sesak napas.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pun menjelaskan ada beberapa tanda atau gejala COVID-19 yang perlu diwaspadai karena bisa memicu kondisi fatal pada pasien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar