Kasus COVID-19 kembali melonjak, India kini melarang ekspor remdesivir untuk perawatan pasien Corona. Menurut Kementerian Kesehatan India, kebutuhan obat antivirus ini dibutuhkan dalam beberapa hari ke depan.
"Ada potensi peningkatan lebih lanjut terkait kebutuhan ini dalam beberapa hari ke depan," kata kementerian dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa larangan ekspor remdesivir akan berlaku hingga situasi membaik, dikutip dari AFP, Senin (12/4/2021).
Seperti diketahui, India juga mengekspor produksi remdesivir mereka ke Indonesia. Perusahaan farmasi generik ternama di India, Hetero, bekerja sama dengan Kalbe, mendistribusikan obat remdesivir covifor di RI.
Adakah imbas pelarangan ekspor remdesivir India pada stok di Indonesia?
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi menyebut stok remdesivir sejauh ini aman.
"Stok remdesivir masih cukup ya," jelas dr Nadia saat dihubungi detikcom Senin (12/4/2021).
dr Nadia berharap tidak banyak kasus Corona yang membutuhkan obat remdesivir. Terlebih, obat tersebut kebanyakan memang dieskpor dari India.
"Paling banyak dari India. Semoga tidak banyak kasus yang membutuhkan," lanjutnya.
Seperti diketahui, remdesivir sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Obat ini hanya bisa diperoleh saat pasien Corona dirawat di RS.
Remdesivir juga tidak dijual bebas di apotek dan hanya ditujukan bagi pasien Corona kritis.
https://indomovie28.net/movies/erotic-ghost-story-ii/
Jangan Panik! Ini Cara Sederhana Atasi Hidung Tersumbat pada Anak
Menghadapi cuaca tak menentu yang terkadang panas dan tiba-tiba hujan bisa membuat para ibu was-was. Sebab, kondisi cuaca seperti ini tak jarang bisa membuat anak mengalami hidung tersumbat.
Saat tak enak badan, anak sering kali mengalami hidung tersumbat yang membuatnya rewel dan tak bersemangat. Hidung tersumbat terjadi saat pembuluh darah dan jaringan di rongga hidung terisi terlalu banyak cairan.
Pada bayi dan anak berusia di bawah 3 tahun, hidung tersumbat sering kali tak mudah diatasi sebab mereka belum dapat mengeluarkan lendir (mukus) dari hidungnya sendiri.
Baca juga: 6 Manfaat Jus Jambu Merah, Disinfektan Tenggorokan Berlendir saat Batuk-Batuk
Tak semudah orang dewasa, bayi dan anak-anak juga tak lantas dengan mudah dapat meredakan flu dengan mengkonsumsi obat. Meski demikian, Anda tak perlu panik dan khawatir ketika harus menghadapi kondisi ini. Berikut beberapa cara sederhana dari Healthline yang dapat Anda lakukan ketika anak mengalami hidung tersumbat.
Jaga Anak Tetap Terhidrasi
Dehidrasi bisa menjadi masalah serius saat anak sedang pilek terlebih pada bayi di bawah 3 bulan, untuk itu Anda perlu memastikan kebutuhan cairan pada anak terpenuhi meski mereka tidak nafsu untuk makan/minum. Dengan memastikan anak meminum cairan, Anda juga akan membantu mengencerkan sekresi hidung dan mengurangi hidung tersumbat. Jika anak menolak untuk minum air putih, Anda bisa coba menawarkan minuman lain yang tetap sehat seperti smoothie atau jus untuk anak yang lebih tua. Selain menyehatkan, minuman ini dapat bantu meredakan sakit tenggorokan dan membuat anak Anda tetap terhidrasi.
Untuk anak yang lebih menyukai sesuatu yang hangat, sup ayam adalah pilihan lain. Cairan hangat dari sup ini bisa bantu menenangkan saat hidung mereka tersumbat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar