Sejak awal kemunculan virus corona Covid-19 di China dan kini menyebar ke seluruh dunia, tenaga medis berpacu dengan waktu menemukan obat dan vaksinnya. Saat ini dokter menggunakan obat untuk mengurangi gejala pada pasien positif Covid-19.
Ada berbagai obat 'eksperimental' yang disebut ampuh mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus tersebut. Beberapa juga telah mendapatkan hak paten sehingga telah diproduksi massal.
Berikut obat yang pernah dipakai untuk perangi virus corona.
1. Obat rematik
Petugas medis China dikabarkan akan menggunakan obat arthritis atau radang sendi Tocilizumab untuk menangani pasien Covid-19. Tocilizumab diresepkan untuk pasien virus corona yang menunjukkan kerusakan paru serius hingga mengalami peningkatan protein Interleukin 6.
Namun hingga kini belum ada uji klinis untuk membuktikan apakah obat ini efektif pada pasien.
2. Remdesivir
Telah diuji coba pada monyet, Remdesivir disebut efektif untuk mengobati pasien virus corona. Sebelumnya, obat yang diproduksi oleh Gilead Sciences Inc, juga telah dipakai untuk menguji beberapa penyakit sepeti Ebola dan SARS.
3. Obat HIV
Komisi Kesehatan Kota Beijing, China, merekomendasikan obat anti HIV/AIDS sebagai alternatif penyembuhan bagi pasien virus corona. Beberapa rumah sakit juga dilaporkan telah menggunakan obat ini untuk menangani pasien.
4. Fapilavir
Fapilavir termasuk salah satu dari tiga obat yang telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengobati virus corona. Obat ini telah disetujui dan dipasarkan oleh National Medical Products Administration.
5. Koktail Thailand
Otoritas kesehatan Thailand menyebut petugas medis memberikan 'koktail Thailand' untuk pasien Covid-19. Beberapa pasien dinyatakan sembuh dengan itu. Koktail Thailand adalah campuran dari beberapa obat seperti flu dan HIV.
6. Obat antimalaria
Berdasarkan hasil uji klinis ilmuwan China, obat antimalaria Chloroquine Phosphate yang telah digunakan selama 70 tahun memiliki khasiat yang sangat baik untuk penyembuhan bagi pasien virus corona.
Gegara Corona, Wanita Ini Keluarkan Pisau Saat Cekcok Berebut Tisu Toilet
Dua pembeli di salah satu supermarket Sidney, Woolworth, dikabarkan cekcok karena berebut tisu toilet. Mereka adu mulut berebut tisu toilet yang tinggal tersisa satu.
Tak disangka, aksi adu mulut ini berakhir memburuk karena salah satu di antara keduanya mengeluarkan pisau sebagai ancaman. Untungnya, kejadian ini dengan cepat ditangani kepolisian setempat. Juru bicara kepolisian New South Wales, mengatakan enam petugas polisi langsung dikirim ke tempat kejadian.
"Ada yang bertengkar karena berebut tisu toilet, awalnya saya dengar keributan itu dari ujung lorong. Orang-orang pada kabur karena salah satunya mengeluarkan pisau, untungnya polisi cepat datang dan semua langsung ditangani," kata salah satu saksi, dikutip dari Daily Mail, pada Jumat (6/3/2020).
Panic buying memang kerap terjadi akhir-akhir ini seiring dengan merebaknya virus corona Covid-19 di banyak negara. Tak heran orang-orang ramai memburu hand sanitizer, masker, sampai tisu toilet, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Padahal sebelum kejadian cekcok terjadi, supermarket tersebut melarang setiap warga di sana untuk membeli tisu toilet lebih dari empat. Hal ini juga berlaku untuk barang lain, guna menghadapi orang-orang yang panic buying.
https://indomovie28.net/captain-tsubasa-2018-episode-48-subtitle-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar