Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Odo Manuhutu bicara soal rencana pemerintah membidik turis kelas A dan B untuk plesiran ke Indonesia. Wacana ini sebelumnya dikatakan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Odo alasan pemerintah mengincar turis 'berkantong tebal' adalah untuk mendorong wisata berkualitas. Salah satu kualitasnya adalah besaran pengeluaran turis saat berlibur di Indonesia.
Odo mencontohkan di Bali turisnya terus meningkat. Namun, jumlah uang yang dihabiskan selama berlibur di Bali justru berkurang.
"Alasan kenapa mendorong kelas A dan B apa? Jadi kita mendorong quality tourism, salah satu riset menyatakan dari 2008 sampai 2019 wisatawan di Bali itu meningkat, stay meningkat. Tapi spend per day menurun 8% pengeluaranya," papar Odo dalam video conference, Jumat (12/6/2020).
Dia mengatakan yang diincar justru turis yang berlibur dan menghabiskan banyak uang di Indonesia, sehingga mendukung roda perekonomian di daerah tempat wisata tersebut.
"Justru yang kita inginkan kan dia tinggal 3-4 hari di sana, tapi spend-nya besar. Arahnya adalah quality tourism dan berkontribusi ke sustainable development," ujar Odo.
Dia menjelaskan, turis berkualitas itu datang berlibur ke Indonesia, menghabiskan uangnya saat berlibur, dan membeli produk lokal. Turis berkualitas juga akan menjaga lingkungan di tempatnya berlibur.
"Quality tourism itu, ibarat you come to Indonesia, spend money here, buy local product. Selain itu, turisnya bisa jaga lingkungan," kata Odo.
Sementara itu, dia mengatakan bahwa ongkos liburan dari luar negeri ke Indonesia pun akan lebih mahal. Dia mencontohkan untuk harga tiket pesawat saja pasti akan naik, hal itu dikarenakan adanya pembatasan jumlah penumpang.
"Kalau kita lihat, ada penurunan perjalanan pesawat secara global. Pergerakan di dalam pesawat juga ada pembatasan, kapasitas nggak akan bisa penuh. Akibatnya, price tiket akan naik, oleh karena itu misal Anda berlibur, bisa bayar tiket apa nggak soal itu," sebut Odo.
Sebelumnya, Luhut memaparkan rencana pemerintah dalam menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya adalah mendorong kunjungan dari wisatawan kelas A dan B.
Luhut menjelaskan Indonesia bukan tidak mau menerima lagi wisatawan kelas C. Survei membuktikan bahwa akan banyak turis dengan kantong tebal akan mendatangi Indonesia. Dia menyebut ongkos menjadi salah satu faktornya.
"Serta mendorong wisata asing kelas A dan B. Kita bukan ndak mau lah, tapi kita mau mengurangi turis-turis kelas C, karena dari hasil survei trennya banyak turis yang 'berada' yang akan datang, karena ongkos. Oleh karena itu persiapan kita harus baik," jelas Luhut.
Catat 4 Tips Agar Tetap Sehat Saat Libur Akhir Pekan
Akhir pekan memang waktu paling tepat dimanfaatkan untuk bersantai atau berkumpul bersama keluarga. Hari libur tersebut pun dihabiskan dengan berbagai cara, dari menonton film atau drama di rumah hingga wisata kuliner.
Meski terasa menyenangkan, kegiatan di akhir pekan kadang membuat tubuh menjadi kurang prima ketika kembali beraktivitas. Nah, bagi kamu yang ingin tetap menjaga kesehatan, lakukan 4 tips ini agar weekend kamu terencana dengan baik seperti yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber. Apa saja itu?
1. Banyak bergerak
Lelah bekerja di keseharian membuat banyak orang ingin bersantai saja saat weekend tiba. Hal tersebut tentu tidak ada salahnya. Namun agar tubuh sehat, pastikan pula bila badan tetap banyak bergerak. Misalnya dengan berolahraga dan membereskan atau membersihkan rumah.
2. Cerdas memilih makanan
Jika kamu berencana untuk makan malam di luar, pilihlah menu yang kaya akan protein, seperti ayam atau ikan. Agar tak banyak mengandung lemak jenuh sebaiknya diolah dengan cara dipanggang. Tapi ingat, tidak perlu ditambahkan saus maupun dressing.
3. Minum air lebih banyak
Saat bekerja, mungkin kita selalu ingat minum air karena selalu tersedia di atas meja. Namun, ketika akhir pekan bersama keluarga ataupun teman, tak sedikit dari kita yang minum minuman manis. Supaya tubuh tidak kekurangan cairan, tetaplah minum banyak air putih. Kalau perlu bawalah minum saat bepergian.
4. Jangan habiskan waktu di tempat tidur
Meski hari libur, namun bukan berarti kamu harus menghabiskannya untuk bermalas-malasan sepanjang hari di tempat tidur. Mulailah hari dengan bangun pagi, namun dalam suasana yang berbeda karena tidak akan masuk kerja.
Nikmati sarapan dengan tenang dan tidak terburu-buru atau bahkan kamu berulang kali memandang jam tangan pada saat melakukannya. Nikmati juga udara pagi yang segar dan habiskan pagi hari dengan menyenangkan bersama keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar