Setelah menghadirkan pembaruan perdana berjudul Poring Ranch untuk Ragnarok Frontier, kini Gravity Game Link menghadirkan job baru untuk game tersebut, yaitu Merchant.
Job baru ini bakal dihadirkan pada 23 Juli mendatang, berikut sejumlah fitur baru lainnya. Merchant adalah salah satu job utama di game Ragnarok Online, karena Merchant adalah job yang bisa dipakai untuk berjualan di game tersebut.
"Update terbaru Gravity Game Link untuk game Ragnarok Frontier adalah kehadiran job baru Merchant, job yang ditunggu oleh para pemain Ragnarok yang ingin dapat bertransaksi dengan pemain lain," ujar Harry Choi, President of Gravity Game Link dalam keterangan yang diterima detikINET.
Job Merchant sendiri merupakan Job melee fighter yang memiliki status utama STR dan Self Buff. Job Merchant dapat diupgrade ke tahap selanjutnya menjadi lebih kuat, yaitu:
Blacksmith & Whitesmith.Merupakan job lanjutan Merchant yang menguasai teknik dalam mengolah besi menjadi sempurna. Sangat ahli dalam memperkuat persenjataan.Blacksmith memiliki skill buff ASPD Party yang sangat berguna di medan perang. Sedangkan Whitesmith, mereka dapat menghasilkan damage yang besar berdasarkan Zeny yang mereka miliki.
Alchemist & Biochemist.Pengetahuannya tentang Potion serta keahliannya memanipulasi kehidupan dapat menjadi ancaman lain bagi lawannya. Dengan kepandaiannya, Alchemist dan Bicohemist mampu mendukung anggota tim dalam pertempuran dengan kemampuannya. Alchemist memiliki buff yang memberikan efek Shield ke anggota party. Sedangkan Biochemist memiliki skill yang dapat bypass Flee lawan.
Selain itu, di versi pembaruan kali ni, Ragnarok Frontier juga menghadirkan fitur Kostum. Tersedia ratusan kostum unik yang dapat digunakan untuk membuat tampilan karakter di Ragnarok Frontier menjadi unik dan berbeda dari pemain lainnya.
Produsen PC Diprediksi Bakal Tinggalkan Intel dan AMD
Apple sudah memastikan kalau mereka akan meninggalkan Intel dan beralih menggunakan chip ARM untuk perangkat Mac-nya. Produsen PC pun diprediksi bakal melakukan hal yang sama.
Setidaknya itulah prediksi dari Jean-Louis Gassee, mantan eksekutif Apple yang jadi bos pengembangan perangkat Mac pada tahun 1980-an. Menurutnya, langkah Apple untuk meninggalkan arsitektur x86 dan beralih ke ARM itu memaksa produsen PC untuk mempertimbangkan hal yang sama.
"Hal itu akan mempunyai konsekuensi serius terhadap kerja sama Wintel yang ada," ujar Gassee, demikian dikutip detikINET dari PCGamer, Kamis (16/7/2020).
Sebagai informasi, Wintel (Windows Intel) adalah kerja sama antara Microsoft Windows dan Intel untuk memproduksi PC yang memakai prosesor x86 bikinan Intel dan menjalankan OS Windows.
Apple sendiri sudah merencanakan perubahan ini sejak dua tahun ke belakang, dan kemudian memutuskan bahwa dalam dua tahun ke depan, semua perangkat Mac akan menggunakan Apple Silicon, chip yang mereka desain dengan arsitektur ARM.
Keputusan ini mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, dan bahkan beberapa di antaranya sudah menyarankan untuk tak membeli perangkat Mac sampai Apple merilis lini Mac baru dengan chip ARM.
Namun keputusan itu pun dipertanyakan, yaitu apakah Mac Pro tetap bisa relevan, atau tetap bisa mempertahankan performa tingginya, jika menggunakan chip ARM sebagai otaknya. Namun dalam postingan blog-nya, Gassee menyebut perpindahan dari Intel ke Apple Silicon ini bakal mempunyai efek domino yang akan menggoyang industri PC.
https://cinemamovie28.com/dumbbell-nan-kilo-moteru-episode-10/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar