Sabtu, 11 Juli 2020

Sederet Artis Korea Sumbang Lebih dari Rp 1 Miliar untuk Berantas Corona

Saat ini Korea Selatan mencatat jumlah kasus terbanyak virus corona (COVID-19) di luar dataran China. Prihatin dengan angka tersebut, banyak artis Kpop yang memberikan bantuan kepada LSM dan badan amal Korea Selatan.
Mulai dari sumbangan uang yang sangat besar hingga pasokan masker, mereka melakukan segala cara untuk mengurangi penyebaran dan memberantas virus corona. Berikut beberapa contoh di antaranya seperti dikutip dari Soompi:

1. Kim Woo Bin
Community Chest of Korea Seoul mengumumkan bahwa Kim Woo Bin menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp 1,14 miliar yang digunakan untuk pencegahan virus corona keluarga kurang beruntung.

2. Lee Si Young
Lee Si Young menyumbangkan 10 juta won atau sekitar Rp 116 juta yang digunakan sebagai dana darurat ibu tunggal di wilayah Daegu. Saat ini dilaporkan Daegu memiliki jumlah infeksi terbanyak di Korea Selatan.

3. Kim So Hyun
Aktris Kim So Hyun menyumbangkan 10 juta won (Rp 116 juta) kepada Asosiasi Bantuan Bencana Pengharapan Korea. Donasinya akan digunakan untuk membeli perlengkapan kebersihan dan pembersih tangan.

4. B.I
Mantan leader iKON, B.I, telah menyumbangkan 100 ribu masker untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan mendapatkannya karena virus corona. Masker tersebut didistribusikan untuk penggemarnya yang berada di Korea, Cina, Thailand, Jepang, Indonesia dan Vietnam.

5. Kang Ho Dong
The Green Umbrella Children's Foundation mengungkapkan bahwa Kang Ho Dong menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp 1,14 miliar bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. "Saya ingin memberi agar anak-anak dapat diprioritaskan dalam perlindungan saat ini juga. Saya sungguh berharap hari ketika anak-anak dapat berlari dengan aman lagi," katanya.

6. Suzy, IU, Joo Ji Hoon
Aktor Suzy dan Joo Ji Hoon telah menyumbangkan masing-masing 100 juta won dan 50 juta won, dan penyanyi IU telah menyumbangkan 100 juta won untuk amal Good Neighbors.

7. Kim Go Eun
Kim Go Eun juga telah menyumbangkan 100 juta won (Rp 1,14 miliar) atau dengan sekitar 40 ribu masker untuk mendukung keluarga berpenghasilan rendah, anak-anak dan orang tua yang tidak dapat memperoleh masker karena wabah virus.

Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Serat Harian di Tengah Aktivitas Padat

Serat menjadi salah satu asupan yang penting dikonsumsi sehari-hari karena bisa membantu melancarkan sistem pencernaan. Bahkan serat juga berfungsi sebagai pengikat lemak, gula, dan kolesterol dari makanan yang dikeluarkan melalui kotoran.
Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline menjelaskan jumlah serat asupan serat yang optimal bervariasi berdasarkan jenis kelamin, usia, dan status kehamilan seseorang. Namun, Akademi Nutrisi dan Diet di Amerika merekomendasikan 25 gram per hari untuk wanita dewasa, 38 gram serat per hari untuk pria dewasa.

"Untuk mereka yang telah berusia 50 tahun disarankan (mengonsumsi serat) 21 gram khusus wanita dan 30 gram bagi pria. Kemudian, wanita hamil atau menyusui setidaknya 28 gram serat per hari," jelas dr Adeline kepada detikHealth, baru-baru ini.

Namun sayangnya, berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, pada tahun 2013 penduduk Indonesia di atas 10 tahun sebanyak 93,5% di antaranya tidak mengonsumsi sayur dan buah. Di mana 9 dari 10 penduduk Indonesia (usia lebih dari 10 tahun) hanya mengonsumsi 7 gram serat per hari.

Padahal, banyak sekali manfaat serat untuk tubuh kita. Serat akan berpengaruh pada pemakaian glukosa, sekresi insulin dan pemakaian glukosa oleh sel hati. Kita harus memperbanyak mengonsumsi serat yang juga akan membantu tubuh dalam menyerap kolesterol jahat dan menyerap racun yang terdapat dalam makanan.

"Serat makanan berpengaruh dapat mengikat kolesterol dan asam empedu sehingga berpengaruh pada sirkulasi enterohepatik kolesterol. Dalam usus besar, serat dapat dimetabolisme oleh bakteri kolon dan dapat menghasilkan asam lemak rantai pendek yang dapat menghambat mobilisasi asam lemak dan mengurangi glukoneogenesis," jelasnya.
https://nonton08.com/maju-kena-mundur-kena/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar