Senin, 13 Juli 2020

WHO Laporkan Rekor Corona, Lebih dari 230 Ribu Kasus Baru dalam Sehari

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa pandemi virus Corona COVID-19 belum berakhir. Bahkan pada Minggu (13/7/2020), dunia mencatat 230.370 penambahan kasus baru COVID-19, rekor tertinggi dalam sehari.
Dikutip dari covid19.who.int, penambahan kasus terbanyak datang dari Amerika Serikat, Brasil, India, dan Afrika Selatan. Rekor penambahan kasus baru COVID-19 global sebelumnya terjadi pada 10 Juli 2020 dengan 228.102 kasus.

Angka kematian pasien COVID-19 di dunia berada di rentang 3.000-5.000 ribu orang setiap hari. Rekor tertinggi kematian terjadi pada 17 April 2020 dengan laporan 12.404 pasien meninggal.

"Kita sekarang berada di tengah pertempuran mempertaruhkan nyawa dan kini harus bisa jadi lebih baik. Tidak hanya untuk sekarang, tapi juga di masa depan. Karena ancaman tidak akan pernah selesai dan kemungkinan besar kondisinya akan semakin buruk. Ayo, bersama-sama!" kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Senin (13/7/2020).

Saat ini dunia sudah melaporkan lebih dari 12 juta kasus COVID-19 yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 561.617 orang meninggal dunia.

Solo Disebut Zona Hitam Virus Corona, Ini Arti di Balik Kode-kode Warna

Kasus virus Corona COVID-19 di Solo, Jawa Tengah meningkat drastis pada Minggu (12/7/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebut Kota Solo tak hanya kembali ke zona merah, namun zona hitam.
"Biasanya tambah 1-2 orang, hari ini tambah 18 orang. Sudah bukan zona merah lagi, zona hitam," kata Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani, Minggu (12/7/2020).

Sebelumnya Surabaya juga sempat disebut zona hitam. Benarkah ada wilayah yang bisa dikategorikan zona hitam?

Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc menjelaskan tidak ada kategori wilayah yang disebut zona hitam. Kategori zonasi wilayah hanya terbagi menjadi empat kategori yaitu zona merah, zona oranye, zona kuning, zona hijau.

"Istilah hitam nggak ada karena sebenarnya merah. Zona merah ini menggambarkan kasusnya banyak, transmisi virus Corona COVID-19 mengancam penduduk di situ," jelas Miko saat dihubungi detikcom Senin (13/7/2020).

Miko menyinggung kemungkinan Solo bisa kembali dikatakan zona 'hitam' atau merah karena pesantren dan mal sudah kembali dibuka di daerah-daerah tersebut. "Solo kan banyak pesantren, mungkin santrinya kembali masuk, kemudian Solo juga sudah dibuka mal dan sebagainya ya mungkin abai terhadap protokol kesehatan," lanjut Miko.

Selain itu Miko menyinggung terkait pasar tradisional di Solo. "Survei pasar tradisional itu nggak pernah terlihat, ada kemungkinan pasar-pasar menjadi penularan yang efektif," pungkasnya.

Miko mengimbau agar warga Solo yang kini disebut menjadi 'zona hitam' jangan mengabaikan kasus Corona yang sedang meningkat. Solo dinilai perlu meningkatkan beberapa langkah protokol kesehatan.
https://cinemamovie28.com/nanatsu-no-taizai-season-3-episode-3/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar