Bloatware saat ini adalah hal lazim ditemukan pada HP dan laptop. Namun, keberadaan aplikasi tak diundang itu kini merambah di earphone dengan koneksi USB-C.
Sebagai informasi, bloatware adalah aplikasi yang terpasang pada perangkat sejak keluar dari pabrik. Beberapa bloatware bisa dihapus dengan mudah, namun ada juga yang butuh akses khusus seperti root untuk menghapus aplikasi semacam ini.
Nah, baru-baru ini ditemukan adanya earphone USB-C yang menyimpan bloatware, yang merupakan bagian dari promosi Deezer, lewat earphone dengan merk Mobee-K, demikian dikutip detikINET dari PC World, Selasa (27/4/2021).
Dalam earphone tersebut ternyata tersimpan aplikasi streaming musik Deezer, yang akan otomatis terinstal jika earphone ini dipasangkan dengan beberapa jenis perangkat Samsung Galaxy.
Contohnya pada ponsel Galaxy S21, Note 20, dan Z Flip, aplikasi Deezer itu akan otomatis terinstal tanpa melalui Google Play Store. Aplikasi Deezer yang otomatis terinstal itu mempunyai tema spesial, termasuk wallpaper dan playlist eksklusif, juga akses cepat ke aplikasi dari lock screen.
"Saat pemilik Samsung Galaxy mensinkronisasi Smart Earphone, mereka akan meluncurkan Deezer khusus ke dalam ponsel mereka," tulis Deezer dalam postingan blognya.
Tak cuma itu, pengguna yang sudah berlangganan Deezer Premium atau HiFi akan mendapat tambahan langganan gratis selama tiga bulan. Dilihat dari segi harga, jika memang pengguna tertarik untuk menggunakan Deezer, penawarannya ini memang menarik, terlebih lagi karena harga earphonenya hanya USD 22, atau sekitar 300 ribu.
Namun bagi pengguna aplikasi streaming musik lain, hal ini tentulah mengganggu. Terlebih lagi instalasi aplikasi ini tidak melalui Play Store, yang artinya akan ada risiko keamanan yang mengintai.
Untungnya, aplikasi Deezer ini bisa dihapus dengan mudah jika pengguna tidak menginginkannya, dan hanya ingin menggunakan earphone Mobee-K yang dijanjikan kompatibel dengan hampir semua perangkat yang punya port USB-C, baik itu ponsel, tablet, maupun laptop.
https://nonton08.com/movies/sinister-minister/
Spotify Rilis Mini Player di Dalam Facebook, Indonesia Kebagian
Para pengguna Spotify sesekali akan membagikan lagu yang sedang mereka dengarkan ke Facebook. Tapi, ini merepotkan karena harus meninggalkan aplikasi Facebook dulu. Nah, sekarang Spotify membuatnya lebih mudah dengan merilis mini player di Facebook.
Artinya, setiap kali pengguna klik tautan Spotify di Facebook, dan jika pengguna tersebut pelanggan Spotify Premium, mini player ini akan muncul dan bisa digunakan sambil pengguna scrolling Facebook.
"Fungsi Discovery sangat penting bagi Spotify. Itulah mengapa kami meningkatkan cara pengguna berbagi dan terlibat dengan lagu dan episode podcast dengan memperkenalkan pengalaman mini player baru yang bisa ditemukan di media sosial, yang memungkinkan pendengar menikmati audio dari Spotify langsung di dalam Facebook tanpa perlu berpindah aplikasi," kata Spotify seperti dikutip dari Ubergizmo, Selasa (27/8/2021).
Buat kalian yang sudah lama menantikan fitur ini dan ingin segera mencobanya, harap bersabar. Fitur mini player belum tersedia secara global. Spotify akan memperluas ketersediaannya secara bertahap. Menurut Spotify, mini player saat ini baru dirilis di 27 negara yaitu:
Argentina
Australia
Bolivia
Brasil
Kanada
Chile
Kolombia
Costa Rica
Republik Dominika
Ekuador
El Salvador
Guatemala
Honduras
Indonesia
Israel
Jepang
Malaysia
Meksiko
Selandia Baru
Nikaragua
Panama
Paraguay
Peru
Afrika Selatan
Thailand
Uruguay
Amerika Serikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar