Kamis, 06 Mei 2021

WHO Catat 3 Mutasi 'Ganas' Corona, 2 di Antaranya Ada di Indonesia

 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bekerja sama dengan lembaga dan peneliti di seluruh dunia secara rutin menganalisis dan menilai perubahan pada varian SARS-COV-2, penyebab virus Corona.

Hal yang diamati adalah apabila varian Corona tersebut mengakibatkan perubahan dalam penularan, gejala klinis dan keparahan, atau pelaksanaan tindakan pencegahan.


Sejauh ini WHO telah mencatat 3 jenis 'variant of concern' atau varian Corona yang mutasinya lebih ganas dari lainnya.


Variant of concern adalah varian Corona yang menunjukkan adanya bukti peningkatan penularan, keparahan penyakit misalnya peningkatan rawat inap atau kematian, penurunan signifikan dalam netralisasi antibodi, hingga penurunan efektivitas dalam pengobatan.


Beberapa hal yang menjadi catatan:


Adanya bukti berdampak pada diagnostik, perawatan, atau vaksin

Mengganggu uji diagnostik

Bukti penurunan netralisasi yang signifikan oleh antibodi yang dihasilkan selama infeksi atau vaksinasi sebelumnya

Bukti berkurangnya perlindungan akibat vaksin dari penyakit parah

Adanya peningkatan penularan dan keparahan penyakit.

Berikut 3 varian mutasi 'ganas' COVID-19 yang jadi perhatian WHO


B117

Pertama kali terdeteksi: Inggris

- Adanya peningkatan transmisi sebesar 50 persen

- Potensi peningkatan keparahan berdasarkan tingkat rawat inap dan angka kematian kasus

- Dampak minimal pada netralisasi dengan plasma konvaselen dan pasca vaksinasi


Varian ini diperkirakan sudah masuk ke Indonesia per Januari 2021


P.1

Pertama kali terdeteksi: Brazil

- Terdapat bukti varian ini mempengaruhi penularan dan kemampuan antobodi yang dihasilkan baik dari infeksi maupun vaksinasi untuk menetralkan virus

- Penurunan kerentanan yang signifikan terhadap pengobatan antibodi monoklonal

- Dampak minimal pada netralisasi antibodi dengan plasma konvaselen dan pasca vaksinasi


B1351

Pertama kali terdeteksi: Afrika Selatan

- Adanya peningkatan transmisi sebesar 50 persen

- Dampak minimal pada netralisasi dengan plasma konvaselen dan pasca vaksinasi

- Mempengaruhi netralisasi yang cukup signifikan terhadap pengobatan antibodi monoklonal


Varian ini diperkirakan sudah masuk ke Indonesia pertengahan April 2021


Varian of concern memerlukan upaya yang lebih masif dan luas untuk mengendalikan penyebaran, peningkatan pengujian, dan penelitian untuk menentukan efektivitas vaksin dan pengobatan pada varian tersebut.

https://indomovie28.net/movies/aberdeen/


Penyebab Pangeran Philip Meninggal adalah 'Usia Tua', Apa Artinya?


Penyebab meninggalnya Pangeran Philip pada April silam tak pernah diungkap oleh Kerajaan Inggris. Namun sertifikat kematian yang beredar menyebut penyebabnya adalah 'old age' alias sudah tua.

Secara resmi, ini artinya Duke of Edinburgh meninggal setelah mengalami penurunan kesehatan yang berkaitan dengan penuaan. Tidak ada penyakit tertentu yang secara spesifik disebutkan sebagai penyebab kematian.


Namun faktanya, seseorang tidak meninggal hanya karena usia yang menua. Sel-sel tubuh memang menua, tetapi tidak serta-merta menyebabkan kematian.


Yang umum terjadi adalah, beberapa masalah medis muncul dan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Dikutip dari ABC Net Australia, berbagai masalah tersebut memicu akumulasi kerusakan, sel-sel tidak bisa memperbaiki dirinya sendiri, lalu sistem imun melemah.


Berbagai masalah medis yang dimaksud bisa mencakup gangguan jantung, tekanan darah tinggi maupun rendah, maupun penyakit-penyakit neurodegeneratif seperti Parkinsons dan Alzheimers.


"Berbagai kondisi itu pada akhirnya mempengaruhi sistem-sistem penting dalam tubuh, seperti fungsi otak dan mobilitas," kata Dr Tuly Rosenfeld, pakar manula dari University of New South Wales (UNSW), dikutip dari abc.net.au.


Dicontohkan, seseorang dengan penyakit Alzheimers sering dikaitkan dengan kesulitan mengunyah dan menelan. Gangguan ini bisa menyebabkan komplikasi yang menyebabkan kematian.


"Alasan banyak lansia meninggal diam-diam dalam tidurnya adalah karena sistem menelan mereka tidak bekerja, lali makanan, cairan, liur, masuk ke paru-paru, kena pneumonia, lalu meninggal," jelasnya mencontohkan.


TMZ menyebut, menuliskan 'usia tua' sebagai penyebab kematian diperbolehkan di Inggris untuk seseorang di atas 80 tahun dan punya seorang dokter yang merawatnya bertahun-tahun. Syarat lainnya adalah tidak ada penyakit atau cendera lain yang bisa dipastikan sebagai penyebab kematian.

https://indomovie28.net/movies/the-girl-with-all-the-gifts/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar