Selasa, 21 Januari 2020

Bohong Mau Bajak Pesawat, Pria di India Dipenjara Seumur Hidup

Pria di India harus meringkuk di penjara seumur hidup. Gara-garanya, dia bohong mau bajak pesawat demi bisa terus bersama pacar pramugarinya.

Dilansir dari BBC, Kamis (13/6/2019) pria itu bernama Birju Salla, seorang pengusaha asal Mumbai. Ceritanya di tahun 2017 silam, dia membuat kebohongan dengan menyelipkan surat pembajakan pesawat di toilet pesawat Jet Airways dengan rute Delhi ke Mumbai.

Isi suratnya berupa terdapat 12 pembajak dan bahan peledak di pesawat. Sempat menjadi kepanikan, hingga pesawat harus mendarat darurat di Bandara Ahmedabad.

Akan tetapi pembajakan itu tak terbukti. Melalui investigasi, polisi akhirnya menangkap Salla dan menetapkannya sebagai tersangka.

Usut punya usut, Salla membuat tulisan itu agar maskapai Jet Airways bangkrut. Lalu, pacarnya yang di Mumbai tak perlu lagi bekerja menjadi pramugari dan bisa terus bersamanya.

Rupanya, hubungan Salla dan pacarnya juga rumit. Salla sudah meminta pacarnya untuk tinggal di Mumbai, tetapi ditolak. Oleh sebab itu, dia nekat membuat surat kebohongan pembajakan pesawat.

Dalam Undang-undang Anti Pembajakan India, Salla akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Salla pun menjadi orang pertama yang dikenai undang-undang itu.

Bahkan, Salla juga harus membayar denda sebesar 50 juta Ruppe atau setara Rp 10 M. Pengacara Salla, Rohit Verma berujar akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut. Sebab Salla belum melakukan pembajakan, baru dalam tahap upaya pembajakan. 

Viral di Instagram, Yogyakarta Dikira Shanghai

Netizen lagi ramai membahas foto viral di Instagram, Yogyakarta disangka Shanghai. Masalahnya yang bikin kesalahan adalah pihak akun wisata Shanghai. Lho?

Akun Instagram @shanghai.explore dalam bio menyebutkan mereka menampilkan foto-foto Shanghai paling inspiratif. Nah, akun ini jadi ramai gara-gara memposting foto 'suasana Shanghai' milik @bagaswisnuaji.

Gambarnya sebuah gerbang pecinan dan suasana yang tenang. Dilihat detikcom, Rabu (13/6/2019) fotonya mendapatkan 2.562 likes dan 653 komentar. Tahukah apa yang dikomentari?

Rupanya itu bukan foto di Shanghai, melainkan di Yogyakarta, Indonesia. Lokasinya adalah Kampung Ketandan yang merupakan pecinan dan tempat wisata di Yogyakarta. Bukti lainnya adalah aneka spanduk berbahasa Indonesia dan nama sebuah departement store Indonesia.

Para netizen pun berkomentar kocak dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

"So, shangai have 'discount Lebaran 80%' ?" kata @gabriella.alma
"Shanghai Explore account that seems never explored Shanghai. It's in Yogyakarta, Indonesia!!!" kata @jenijenihoo
"ITU JOGJA BAMBANX," kata @azizahnyr.

Postingan in sudah ada 3 hari dan admin @shanghai.explore belum melakukan revisi apa-apa. Hmm, Yogyakarta memang istimewa. Sampai Kampung Ketandan disangka Shanghai! 

Lagi-lagi Kapal Pesiar Ini Selamatkan Nelayan di Tengah Laut

Carnival Cruise Line jadi pemberitaan dunia. Lagi-lagi karena aksi yang patut diacungi jempol, menyelamatkan orang-orang di tengah lautan.

Dilansir detikcom dari berbagai sumber, Kamis (13/6/2019) Kapal Pesiar Carnival Horizon dari grup perusahaan Carnival Cruise Line pekan lalu menyelamatkan sekelompok nelayan yang terombang-ambing di lautan. Total, ada 7 orang di perahu sampan.

Awalnya, Kapal Pesiar Carnival Horizon akan berlabuh ke Miami, AS setelah perjalanan dari Aruba di Kepulauan Karibia. Di tengah perjalanan, pihak Coast Guard (penjaga pantai) meminta Carnival Horizon untuk membantu mencari sekelompok nelayan yang sedang terombang-ambing.

Langsung saja, kapal pesiar tersebut kembali mengarungi lautan. Beruntung tak butuh waktu lama, awak kapalnya berhasil menemukan sekelompok nelayan itu.

Terlihat, ada 7 nelayan di perahu sampan. Ternyata, nelayan-nelayannya sudah terombang-ambing di laut selama 2 hari!

"Mengikuti arahan, Coast Guard kami melakukan pencarian. Setelah ditemukan, kami mengevakuasi para nelayannya ke dalam kapal dan memberi mereka makanan, air dan pemeriksaan kesehatan," terang juru bicara dari Kapal Pesiar Carnival Horizon.

Rupanya di bulan April 2019 kemarin, Carnival Cruise Line juga pernah menyelamatkan nelayan yang terombang-ambing di laut. Kala itu, Carnival Cruise Line sedang melintasi Teluk Meksiko dan mengevakuasi 20 nelayan.

Ceritanya, para nelayan itu mau berlayar dari Kuba ke Meksiko akan tetapi mesin kapalnya rusak. Mereka pun terombang-ambing selama 3 hari sejauh 210 km dari daratan pantai terdekat.

Kapal Pesiar Carnival Cruise Line pun memberikan mereka bantuan. Aksi Kapal Pesiar Carnival Cruise Line mendapat pujian, untuk turut membantu pihak keamanan menolong orang-orang yang kesulitan di tengah lautan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar