Nama Anne Avantie tentu sudah tak asing di telinga pecinta kain nusantara dan kebaya. Yang terbaru, ia merancang kebaya untuk pramugari Garuda Indonesia.
Dilihat detikcom dari Instagram resmi Anne Avantie, Rabu (3/7/2019), desainer kenamaan Indonesia yang aktif melestarikan tradisi nusantara itu kembali membuat karya kebaya terbarunya untuk pramugari maskapai Garuda Indonesia.
Bertajuk 'Kebaya Pertiwi: Persembahan Karya Cinta Anne avantie untuk Garuda Indonesia,' sejumlah pramugari didandani dalam balutan kebaya berwarna pink dengan bawahan bermotif batik yang sangat cantik Indonesia.
Dijelaskan oleh Anne Avantie dalam unggahannya, para pramugari dalam balutan kebaya itu akan bertugas dalam penerbangan Garuda rute Jakarta ke Semarang siang ini.
"Hari ini 3 Juli 2019 dalam penerbangan GA 238 Jakarta Semarang (13.25 WIB - 14.45 WIB)," tulis Anne.
Dikenal akan banyak karyanya yang menunjukkan pamor kebaya Indonesia di dunia, Anne kembali berhasil meningkatkan derajat kebaya di dunia penerbangan.
"Sungguh saya begitu bangga, sebuah mimpi setinggi awan akhir nya Tuhan nyatakan dalam kemuliaan Nya. Semoga KEBAYA PERTIWI semakin membanggakan nama Bangsa dan Tanah Air indonesia," tutup Anne.
Selamat ya Anne Avantie. Semoga kebaya Indonesia makin eksis di udara dan blantika internasional.
Sentuhan Eropa Masa Lalu di Pinggiran Kota Osaka
Cantiknya Osaka membuat wisatawan terlena. Terlalu fokus ke tengah kota, banyak yang tak tahu kalau Osaka punya wajah Eropa masa lalu di Nakanoshima.
Bosan dengan pemandangan kota Osaka, traveler bisa rehat sejenak ke Nakanoshima. Di lokasi ini ada bangunan tua bersejarah, Osaka City Central Public Hall yang mengusung gaya bangunan ala Eropa.
Bangunan bergaya arsitektur masa lalu ini digunakan sebagai pusat pertunjukan budaya, seni dan aktifitas sosial. Perancangnya adalah Shinichiro Okada dan Kingo Tatsuno yang merupakan tokoh arsitektur terkemuka di Jepang.
Seperti Osaka Castle, bangunan ini juga jadi salah satu simbol kota Osaka.
Hampir seluruh bagian bangunan ini dilapisi bata merah yang membuatnya tampil apik dengan konstruksi mengusung gaya Neo-Renaissance yang menggabungkan unsur kemegahan Baroque dan gaya Vienna Secession.
Bagian yang paling unik dari bangunan ini adalah bagian atapnya yang melengkung dan langit-langit yang dihiasi lukisan yang menceritakan pembentukan alam semesta.
"Ini dilukis oleh Hisashi Matsuoka," ujar pemandu yang mendampingi perjalanan tim detikcom di lokasi tersebut.
Bangunan ini sendiri bisa dikatakan sebagai saksi sejarah. Konstruksi bangunan ini sendiri selesai pada 1981 dengan biaya konstruksi 1 juta yen kala itu yang berasal dari sumbangan pialang saham terkenal Jepang kala itu, Einosuke Iwamoto.
Meski struktur utama masih dipertahankan seperti bentuk semula sejak pertama kali dibangun, namun bagian dalamnya sudah mendapat sentuhan modern seperti lift, dan pintu otomatis pada toilet yang bisa membuka dan menutup sendiri dengan sensor.
Di lantai dasar bangunan ini ada restoran bergaya barat AWAKE yang bisa jadi pilihan bersantap siang atau juga makan malam romantis yang buka pada pukul 11.00-15.00 dan 17.30-22.00 waktu setempat.
"Di sekitar lokasi juga ada yang menyewakan mobil mewah untuk kepentingan foto prewedding," tuturnya.
Di malam hari, bangunan ini akan tampak semakin cantik dibalur cahaya terang yang menyembul dari celah-celah bangunan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar