Liburan ke Jepang, jangan lupa mampir ke Kyoto. Berfotolah di hutan bambu yang Instagramable ini. Apalagi kalau bukan Arashiyama Bamboo Grove.
Kyoto terkenal dengan hutan bambunya yang dikenal dengan nama Arashiyama Bamboo Grove. Lokasinya terletak tidak jauh dari pintu keluar gerbang utara Tenryu-ji Temple.
Di sana, kita akan langsung menemukan deretan bambu di kanan kiri jalan sepanjang kurang lebih 500 meter yang tidak terlalu lebar. Jalanannya menanjak hingga mencapai bukit. Jadi tak heran jika kita perlu beristirahat di saat-saat tertentu karena lelah sebelum melanjutkan perjalanan.
Sebagai salah satu tujuan utama wisatawan, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung. Untuk berfoto pun kita harus pintar mencari spot yang lebih leluasa. Apalagi melewati jalan yang tidak terlalu lebar ini tidak terasa panas dengan adanya hamparan pepohonan bambu.
Bambu dari sini ternyata digunakan untuk membuat berbagai produk diantaranya keranjang, tikar dan produk lainnya.
Selain menikmatinya dengan berjalan kaki, disini wisatawan bisa mencoba naik rickshaw. Rickshaw berasal dari bahasa Jepang "jinrikisha" yang artinya kendaraan dengan tenaga manusia.
Konon rickshaw sudah ada sejak akhir abad 19. Sesuai dengan artinya penumpang rickshaw ini memang diangkut dan ditarik oleh manusia. Kuat sekali ya abang yang menariknya. Untuk rickshaw ini memiliki jalurnya sendiri, tidak sama dengan pejalan kaki.
Untuk menuju ke sini dari pusat kota menuju Arashiyama, bisa menggunakan kereta dari Kyoto Station (JR Sagano atau San-in Line) dan turun di Saga-Arashiyama.
Tanjung Tinggi, Pantai Ikonik Bumi Laskar Pelangi
Belitung terkenal dengan pantai berbatu granit yang cantik. Salah satu yang harus dikunjungi adalah Pantai Tanjung Tinggi.
Deburan ombak yang tenang, pasir putih bersih ditambah batu granit cantik jadi ciri khas pantai paling terkenal di Belitung. Pantai Tanjung Tinggi terletak tidak jauh dari kota Tanjung Pandan. Kalau dari bandara HAS Hanandjoeddin, hanya 40 menit perjalanan.
detikcom sempat berkunjung beberapa waktu lalu. Saat siang hari di hari Senin, pantai malah ramai turis yang duduk di pesisir atau berenang di laut yang jernih. Terang saja, pantai ini cenderung tenang dan enak untuk bersantai.
Kondisi pantai pun bersih. Nyaris bebas dari sampah-sampah atau bekas bawaan dari pengunjung. Ditambah cuaca yang cerah, cocok banget buat traveler yang gemar menyendiri mencari ketenangan.
Pemandangan batu granit pun jadi salah satu daya tariknya. Tidak heran, apabila banyak pengunjung yang berfoto di atas batu granit. Namun harus tetap hati-hati, karena jika batu basah akan licin dan berbahaya bagi pengunjung.
Pantai Tanjung Tinggi juga menjadi salah satu geosite Belitung. Nama 'Tanjung' pun memiliki arti semenanjung atau daerah yang menjorok ke laut, sedangkan 'Tinggi' karena bebatuan granit di sekitarnya yang tinggi-tinggi.
Di sekitar pantai, juga ada sejumlah pedagang. Mulai dari makanan, suvenir sampai penyewaan floaties yang kekinian. Bentuknya pun unik, seperti flamingo, unicorn hingga bentuk lucu lainnya.
Paling asyik, menikmati pantai sambil menyeruput es kelapa muda yang segar. Harganya hanya Rp 15-20 ribu saja, cukup pas di kantong.
Pantai Tanjung Tinggi pun terkenal dengan lokasi syuting film legendaris Laskar Pelangi. Beberapa adegan ikonik pun dilakukan di tempat ini. Tidak heran, ini jadi daya tarik pengunjung yang ingin ke Pantai Tanjung Tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar