Traveler yang mau sehat sambil menikmati alam Pasuruan, bisa siap-siap! Karena, Bromo Marathon akan kembali digelar.
Event ikonik kebanggaan Pasuruan hadir kembali, nilah ajang lari marathon Bromo. Kali ini Bromo marathon hadir dengan nama Plataran Bromo Marathon Xtravaganza, dalam konferensi press di Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Lomba lari ini bekerja sama dengan Plataran Bromo dalam mempersiapkan venue terbaik untuk para pelari. Sudah jadi acara tahunan, Bromo marathon rutin diadakan tiap 1 September, tahun ini juga sama.
"Keinginan kita menjadikan acara ini sebagai ikon Pasuruan. Juga memperkenalkan adat istiadat suku tengger," ujar Dedi Kurniawan, Founder dari Bromo Marathon.
Meski akan diselenggarakan pada Bulan September, namun sudah banyak peserta yang mendaftar di kegiatan ini. Sudah terdaftar 1320 peserta dari 30 negara.
"Pesertanya 65 persen orang Indonesia, sisanya ekspat yang tinggal di sini dan ada yang terbang langsung dari negaranya," jelas Dedi.
Kali ini Plataran Bromo Marathon Xtravaganza akan menambah 1 rute dengan panjang 5k selama 2 jam. Sebelumnya ada rute 10k, 21k dan 45k.
Tapi yang jadi unggulan tetaplah rute 21k. Karena rute inilah yang jadi sport tourism dalam Bromo.
"Rutenya melipir ke pinggir Bromo. Di beberapa titik rute bisa melihat Gunung Batok dan Bromo. Bisa jadi titik selfie. Ini mumpung bisa berhenti, banyak pelari yang berhenti di sana untuk foto. Karena kalau naik jeep tidak bisa" tutur Dedi.
Soal keamanan tak perlu diragukan. Karena ada stand medis tiap 5k dan refreshment tiap 3k. Bukan cuma stand, Plataran Bromo Marathon Xtravaganza juga menyediakan medical on the road.
"Harganya mulai 400k-600k untuk lokal, kalau pelari dari luar 600-700k. Ada diskon komunitas 15 persen di early bird," tambah Dedi.
Kalau para pelari mendapatkan keindahan dari Bromo, para keluarga datau kerabat yang menemani juga bisa mendapat hiburan. Karena Plataran Bromo Marathon Xtravaganza mempersiapkan banyak festival di ujung rute, yang tentu saja asli dari Suku Tengger.
"Ada festival budaya Suku Tengger, live musik GIGI, artwork, keroncong Pasuruan, etnik budaya, sendra tari, festival otomotif," kata Fauzi Prihatin, Area Manajer Plataran Bromo.
Fauzi menjelaskan bahwa acara ini pengunjungnya bukan cuma pelari. Acara ini bisa dinikmati oleh keluarga dari pelari karena terbuka untuk umum dan gratis.
"Kalau tamu yg runner, ada complimentary gala dinner. Plataran Bromo sudah penuh dari awal tahun karena event ini. Para tamu runner juga mendapatkan Bromo marathon package, isinya tur bromo, spa dan antar jemput bandara," jelas Fauzi.
Harga Tiket Trans Studio Cibubur dan Jam Operasionalnya
Pasti banyak traveler yang penasaran mau menjajal wahana di Trans Studio Cibubur. Ketahui dulu harga dan jam operasionalnya.
Hari Jumat ini (12/7/2019), Trans Studio Jakarta di Cibubur resmi dibuka untuk umum. Banyak wisatawan yang penasaran dan datang di hari pertama operasional resminya. Sedangkan bagi kamu yang ingin mampir, harganya cukup bersahabat dan sesuai dengan wahana serta atraksi yang ditampilkan.
"Harga tiketnya adalah Rp 300 ribu untuk weekday dan Rp 400 ribu untuk weekend," ujar Marketing Communication Manager Trans Studio Cibubur, Ferry Arta Kusuma pada detikcom di lokasi.
Mumpung masih momen libur sekolah, berkunjung ke Trans Studio Cibubur tentu adalah waktu yang pas untuk menghabiskan quality time bersama istri dan buah hati. Harga libur sekolah atau weekday pun hanya akan berlaku sampai hari Minggu ini saja. Apabila ingin lebih puas, ada opsi harga khusus dengan sejumlah keuntungan.
"Kalau mau beli fast track tanpa antre bisa tambah di Rp 500 ribu. Diskon makanan all food sama merchandise diskon 20%," ujar Ferry.
Sedangkan untuk jam operasional, Trans Studio Cibubur buka menyesuaikan mal dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB setiap harinya. Tiket Trans Studio Cibubur sudah bisa dibeli secara online di aplikasi detikcom. Caranya, masuk ke aplikasi detikcom, klik 'Kategori', lalu pilih 'Trans Studio Cibubur'.
Tiket Trans Studio Cibubur juga bisa dibeli secara online di transstudiocibubur.com.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar