Selasa, 14 Juli 2020

Berisiko Tularkan Corona, Pemerintah Ingatkan Jangan Ngobrol di Angkutan Umum!

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengikuti panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut virus corona COVID-19 memiliki potensi menyebar luas lewat udara alias airborne. Hal ini terutama berlaku di ruangan tertutup yang ramai oleh orang-orang.
Anggota tim komunikasi gugus tugas, dr Reisa Broto Asmoro, menjelaskan bahwa informasi yang berkaitan dengan COVID-19 ini bisa berubah karena terus menyesuaikan perkembangan temuan terbaru.

"Pengetahuan kita tentang penyakit yang masih sangat baru ini akan terus selalu berubah, berkembang, sesuai penemuan dan penelitian terbaru oleh para ilmuwan. Perkembangan pengetahuan tentang SARS-COV-2 penyebab COVID-19 begitu cepat," kata dr Reisa dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Selasa (14/7/2020).

Diakuinya potensi mode penularan Corona lewat udara ini berdampak terhadap penambahan protokol kesehatan yang perlu diikuti. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan ruangan harus memiliki ventilasi udara yang baik, buka jendela, selalu pakai masker di dalam ruangan, hingga jangan berbicara di angkutan umum.

"Kami mengingatkan kembali gunakan masker. Pada saat berada di alat transportasi massal, public transport, upayakan Anda memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berbicara, tidak makan, tidak minum di dalam kendaraan umum atau di dalam kereta," kata pria yang akrab disapa Yuri ini.

WHO menyebut bahwa mikrodroplet (percikan liur berukuran kecil) dapat keluar dari mulut saat seseorang berbicara, batuk, bersin, atau bernyanyi. Mikrodroplet ini bisa bertahan lama dan menyebar di udara sehingga berpotensi menyebarkan virus ketika dihirup oleh orang lain.

Jatim-DKI Tertinggi, Ini Sebaran 1.591 Kasus Baru Corona Indonesia 14 Juli

 Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Hari ini ada 1.591 kasus baru positif sehingga total sudah 78.572 kasus. Hingga Selasa (14/7/2020), ada sebanyak 37.636 pasien sembuh dan 3.710 meninggal dunia.
Sementara pada Senin (13/7/2020), ada sebanyak 36.689 pasien sembuh Corona di Indonesia dan 3.656 meninggal dunia.

"Kita dapatkan hasil positif terkonfirmasi sebanyak 1.591 orang, sehingga akumulasi totalnya menjadi 78.572," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Selasa (14/7/2020).

Berikut detail sebaran virus Corona di Indonesia per 14 Juli:

Jawa Timur: 353
DKI Jakarta: 268
Sulawesi Selatan: 197
Kalimantan Selatan: 161
Jawa Tengah: 80
Jawa Barat: 74
Sumatera Selatan: 51
Kalimantan Tengah: 32
Kalimantan Timur: 27
Gorontalo: 22
Nusa Tenggara Barat: 21
Sulawesi Utara: 17
Banten: 9
DI Yogyakarta: 8
Papua Barat: 6
Bengkulu: 5
Kepulauan Riau: 5
Aceh: 4
Sumatera Barat: 3
Sulawesi Tenggara: 3
Sulawesi Barat: 3
Bangka Belitung: 2
Jambi: 2
Maluku Utara: 2
Sulawesi Tengah: 1
Papua: 1

Harga Maung Rp 600 Juta, Dirut Pindad: Kalau di Luar Sudah Rp 1 Miliar

 Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan membeli 500 unit kendaraan taktis (rantis) buatan PT Pindad (Persero) bernama Maung. Pembelian itu merupakan tahap pertama.
Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan harga Maun sendiri sekitar Rp 600 jutaan per unit. Jika dikalikan dengan jumlah unit yang dibeli pada tahap 1 maka total anggaran yang dikeluarkan Kemenhan sekitar Rp 300 miliar.

"Per unit untuk type yang itu Rp 600 jutaan. Itu untuk army type," ujarnya kepada detikcom, Selasa (14/7/2020).

Menurut Abraham produk rantis Maung jika dibandingkan dengan alutsista sejenis dari luar negeri jauh lebih murah.

"Dari luar sudah jelas hampir mendekati Rp 1 miliaran," tambahnya.

Sebagai informasi, rantis Maung dibekali mesin turbo diesel 4 silinder, 2.400 cc, 6 speed, dengan sistem penggerak four wheel drive (4WD). Mobil perang ini juga dilengkapi spek militer, dengan bracket senjata kaliber 7,62 dan konsol senapan serbu SS2-V4.

Ada juga towing 4 buah, termasuk winch (alat penderek) dengan kemampuan menarik beban hingga 4,5 ton. Pun dilengkapi jeriken BBM kapasitas 2 x 20 liter, dengan lampu blackout, dan sistem GPS.
https://cinemamovie28.com/ani-ni-tsukeru-kusuri-wa-nai-episode-3/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar