Jumat, 10 Juli 2020

Rambah Podcast, Demi Moore Bintangi Serial Audio Erotis

Dikenal sebagai bintang film, Demi Moore kini merambah ranah podcast. Mantan istri Bruce Willis itu membintangi sebuah serial podcast erotis yang berjudul 'Dirty Diana'.
Seperti dikabarkan People, 'Dirty Diana' diangkat dari sebuah kisah fiktif tentang pasangan suami-istri yang berusaha menyelamatkan pernikahan mereka dan menemukan kembali keintiman di antara keduanya.

Selain membintangi, aktris 57 tahun itu juga menjadi produser eksekutif Dirty Diana. Dalam keterangan resminya, Demi Moore berharap pendengar bisa mendapatkan "perspektif baru tentang seks dari kacamata para wanita."

Bukan cuma Demi Moore, deretan aktris lain turut membintangi podcast yang diproduksi oleh sebuah studio bernama QCODE. Mereka antara lain Claes Bang, Betsy Brandt, Mackenzie Davis, Carmen Ejogo, Max Greenfield, Dayo Okeniyi, Penelope Ann Miller, John Tenney, Rhys Wakefield dan Dolly Wells.

Sementara itu, aktris Gwendoline Christie, Lena Dunham, Melanie Griffith, Rosa Salazar dan Ava Grey juga akan tampil sebagai bintang tamu.

Ide untuk membuat podcast ini datang dari Shana Feste, sutradara dan penulis 'Run Sweetheart Run' dan 'Country Strong'. Ia menciptakannya saat sedang menjalani lockdown menyusul pandemi COVID-19.

Terdiri dari enam episode, Dirty Diana akan dirilis pada Senin (13/7/2020).

Jangan Lengah! Berat Badan Normal Juga Bisa Kena Diabetes

Diabetes tak hanya dialami oleh orang-orang yang memiliki berat badan berlebih, meskipun obesitas merupakan faktor risiko diabetes. Orang-orang dengan berat badan normal pun memiliki risiko yang sama terkena penyakit diabetes
Bahkan sebuah penelitian yang dipublikasikan pada The Journal of the American Medical Association menunjukkan penderita diabetes yang memiliki berat badan normal memiliki risiko kematian hingga 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan penderita diabetes dengan berat badan berlebih. Hasil penelitian tersebut seharusnya menjadi perhatian. Sebab, kasus diabetes pada orang dengan berat badan normal justru lebih banyak ditemukan di Asia.

Perlu diketahui bahwa berat badan bukanlah indikator obesitas yang tepat, karena tidak mencerminkan penumpukan lemak di dalam tubuh (baik jumlah maupun lokasi timbunan lemak). Orang yang terlihat kurus bisa saja memiliki timbunan lemak yang tinggi. Fenomena ini dikenal sebagai TOFI, atau Thin Outside Fat Inside.

Sayangnya, sebagian orang Asia ternyata cenderung menumpuk lebih banyak lemak visceral. Padahal, justru timbunan lemak di sekitar bagian perut (lemak visceral) ini berkaitan erat dengan penyakit sindrom metabolik, termasuk resistensi insulin dan diabetes. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor penyebab mengapa kasus diabetes pada orang dengan berat badan normal lebih umum ditemukan pada orang Asia.

Salah satu cara untuk mendapatkan gambaran mengenai penumpukan lemak visceral adalah dengan mengukur lingkar pinggang. Jadi selain berat badan, coba ukur lingkar pinggang Anda. Lingkar pinggang yang masih masuk dalam kategori normal adalah ≤ 90 cm untuk pria, dan ≤ 80 cm untuk wanita.

Kombinasikan hasil pengukuran lingkar pinggang ini dengan hasil
pengukuran indeks massa tubuh yang dihitung dengan membagi berat badan dalam satuan kilogram dengan tinggi badan yang dikuadratkan dalam satuan meter. Nilai indeks massa tubuh yang masuk dalam kategori normal untuk orang Asia adalah sebesar 18.5-22.9 kg/m2.

Lantaran itu, jaga asupan makanan Anda sehari-hari tetap sehat, termasuk dalam hal camilan. Kurangi camilan tinggi kalori, ganti dengan snack bebas gula yang enak seperti Tropicana Slim Hokkaido Cheese Cookies. Perpaduan seimbang rasa manis dan gurih Hokkaido Cheese-nya sangat menggugah selera. Ngemil pun jadi bebas khawatir!
https://indomovie28.net/director/justin-lin/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar