Senin, 13 Januari 2020

Bat Glider, Melayang Seru di Trans Studio Cibubur

Ada banyak wahana wisata seru di Trans Studio Cibubur yang bisa dijajal. Salah satunya adalah Bat Glider yang bikin kamu serasa melayang.

Buat kamu yang mengaku pecinta adrenalin, wajib hukumnya mampir ke Adventure Zone yang ada di dalam Trans Studio Cibubur. Resmi buka hari Jumat ini (12/7/2019), taman rekreasi terbaru ibukota ini menawarkan sensasi wisata adrenalin lewat sejumlah wahananya.

Kamu yang suka memacu adrenalin pun bisa mencoba wahana Bat Glider yang berlokasi di belakang 4D Theater. Tak sulit mencarinya, karena wahana ini cukup tinggi dan memanjang di area Trans Studio Cibubur.

Secara konsep, traveler akan diajak menunggangi roller coaster mini berbentuk kelelawar imut berwarna kuning. Awalnya traveler akan diminta menaiki wahana, sebelum akhirnya diangkat ke ketinggian 12 meter.

Setibanya di atas, traveler akan diajak berkeliling area Trans Studio Cibubur dari dalam satu kali putaran. Kecepatannya pun sedang saja, maksimal yakni 30 Km/jam.

Walau aman, pengunjung yang punya catatan sakit jantung, darah tinggi hingga ibu hamil diimbau tidak menaiki wahana Bat Glider. Sedangkan bagi anak yang memiliki rentang tinggi badan antara 82-203 cm, wajib ditemani oleh orangtua.

Tiket Trans Studio Cibubur sudah bisa dibeli secara online di aplikasi detikcom. Caranya, masuk ke aplikasi detikcom, klik 'Kategori', lalu pilih 'Trans Studio Cibubur'. Untuk informasi Trans Studio Cibubur buka dari pukul 09.00 - 21.00 WIB setiap harinya.

Tiket Trans Studio Cibubur juga bisa dibeli secara online di transstudiocibubur.com. Untuk harga tiket Trans Studio Cibubur adalah Rp 400.000 saat weekend, hari libur atau libur sekolah. Sedangkan untuk hari biasa harga tiketnya Rp 300 ribu.

Mengenal Pulau Rinca, Tempat Jokowi Melihat Komodo

Presiden Jokowi baru saja mengunjungi Pulau Rinca di NTT. Mari mengenali pulau yang merupakan habitatnya komodo, si Naga Purba!

Kamis (11/7/2019), Presiden Jokowi berkunjung ke Pulau Rinca. Bersama jajarannya serta Pemprov NTT dan pihak Taman Nasional Komodo, Jokowi melihat komodo di Pulau Rinca, berdiskusi soal pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan soal konservasi komodo.

"Kita tahu di sini (Taman Nasional Komodo-red) yang ada komodonya adalah di Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Ini Pulau komodo kurang lebih ada 1.700 komodo dan di Pulau rinca kurang lebih ada 1.040 komodo," ujar Jokowi kepada awak media.

Dalam catatan detikcom, Pulau Rinca berada sekitar 2 jam naik boat dari Pulau Komodo. Pulau Rinca punya luas 190-an km persegi.

Pulau Rinca merupakan zona inti taman nasional, sesuai Peta Zonasi Taman Nasional Komodo. Artinya, pulau ini merupakan rumah bagi komodo dan hidup secara liar.

Soal komodo di Pulau Rinca, ternyata ada perbedaan antara komodo di sana dan komodo di Pulau Komodo. Komodo di Pulau Rinca lebih agresif.

Hal itu dikarenakan cuaca di Pulau Rinca yang cukup terik dan konturnya didominasi padang savana. Kasus ranger diserang komodo lebih banyak di Pulau Rinca dibanding di Pulau Komodo.

Tapi, komodo di Pulau Komodo ukurannya lebih besar dibanding di Pulau Rinca. Tak ayal, sebabnya lebih banyak mangsa bagi komodo di sana karena pulaunya didominasi hutan yang lebat. Lebih banyak rusa dan hewan-hewan lainnya sebagai santapan komodo.

Tahukah kamu, Pulau Rinca nyatanya dihuni penduduk. Penduduk di Pulau Rinca pun sudah lebih dulu ada dibanding Taman Nasional Komodo itu sendiri.

Pulau Rinca punya dua kampung yang jumlah penduduknya kalau ditotal sekitar 1.000-an orang. Dua kampung itu bernama Kampung Rinca dan Kampung Karora, yang mana lebih banyak penduduknya di Kampung Rinca.

Penduduk di Pulau Rinca bermatapencaharian sebagai nelayan. Namun kini, sudah banyak yang beralih pada bidang pariwisata dengan menjadi guide dan penyewa kapal.

Wisatawan pun bisa mampir ke kampung-kampungnya. Bertemu dengan penduduknya yang ramah, yang rasanya sudah terbiasa hidup dengan komodo. Rumahnya saja dibuat seperti model rumah panggung.

Tertarik datang ke Pulau Rinca?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar