Senin, 13 Januari 2020

Mengenal Pulau Rinca, Tempat Jokowi Melihat Komodo

Presiden Jokowi baru saja mengunjungi Pulau Rinca di NTT. Mari mengenali pulau yang merupakan habitatnya komodo, si Naga Purba!

Kamis (11/7/2019), Presiden Jokowi berkunjung ke Pulau Rinca. Bersama jajarannya serta Pemprov NTT dan pihak Taman Nasional Komodo, Jokowi melihat komodo di Pulau Rinca, berdiskusi soal pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan soal konservasi komodo.

"Kita tahu di sini (Taman Nasional Komodo-red) yang ada komodonya adalah di Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Ini Pulau komodo kurang lebih ada 1.700 komodo dan di Pulau rinca kurang lebih ada 1.040 komodo," ujar Jokowi kepada awak media.

Dalam catatan detikcom, Pulau Rinca berada sekitar 2 jam naik boat dari Pulau Komodo. Pulau Rinca punya luas 190-an km persegi.

Pulau Rinca merupakan zona inti taman nasional, sesuai Peta Zonasi Taman Nasional Komodo. Artinya, pulau ini merupakan rumah bagi komodo dan hidup secara liar.

Soal komodo di Pulau Rinca, ternyata ada perbedaan antara komodo di sana dan komodo di Pulau Komodo. Komodo di Pulau Rinca lebih agresif.

Hal itu dikarenakan cuaca di Pulau Rinca yang cukup terik dan konturnya didominasi padang savana. Kasus ranger diserang komodo lebih banyak di Pulau Rinca dibanding di Pulau Komodo.

Tapi, komodo di Pulau Komodo ukurannya lebih besar dibanding di Pulau Rinca. Tak ayal, sebabnya lebih banyak mangsa bagi komodo di sana karena pulaunya didominasi hutan yang lebat. Lebih banyak rusa dan hewan-hewan lainnya sebagai santapan komodo.

Tahukah kamu, Pulau Rinca nyatanya dihuni penduduk. Penduduk di Pulau Rinca pun sudah lebih dulu ada dibanding Taman Nasional Komodo itu sendiri.

Pulau Rinca punya dua kampung yang jumlah penduduknya kalau ditotal sekitar 1.000-an orang. Dua kampung itu bernama Kampung Rinca dan Kampung Karora, yang mana lebih banyak penduduknya di Kampung Rinca.

Penduduk di Pulau Rinca bermatapencaharian sebagai nelayan. Namun kini, sudah banyak yang beralih pada bidang pariwisata dengan menjadi guide dan penyewa kapal.

Wisatawan pun bisa mampir ke kampung-kampungnya. Bertemu dengan penduduknya yang ramah, yang rasanya sudah terbiasa hidup dengan komodo. Rumahnya saja dibuat seperti model rumah panggung.

Tertarik datang ke Pulau Rinca?

Seru Nih! Lomba Lari Sambil Melintasi Bangunan Bersejarah

Ajang lomba lari Ambarawa Heritage Run 2019 akan digelar buat traveler. Berlari sambil melintasi bangunan bersejarah, traveler bisa menang hadiah ratusan juta.

Mengemas event olahraga lari dengan wisata sejarah, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Pada 26-27 Oktober 2019 ini, Ambarawa bakal menjadi tuan rumah bagi pencinta olahraga lari dari kalangan nasional ataupun internasional.

Agenda olahraga lari yang bertajuk Ambarawa Heritage Run (AHR) 2019 itu rencananya akan melintasi beberapa lokasi bersejarah di Kabupaten Semarang. Menurut Ketua Umum AHR 2019, Fransisca Romana, event AHR kali ini menargetkan ribuan runer dari dalam dan luar negeri.

"Kami panitia AHR 2019 optimis peserta akan mencapai 5000 runer atau dua kali lipat dari jumlah peserta tahun lalu. Maka dari itu, jauh-jauh hari kami persiapkan event ini secara matang dan mampu menjamu para runer dengan pelayanan yang terbaik," terang Fransisca kepada awak media di Gedung Pertemuan SMP Pangudi Luhur Ambarawa, Jumat (12/07/2019) sore.

Ia menambahkan rute yang akan dilewati nanti meliputi pemandangan areal persawahan Jalur Lingkar Ambarawa (JLA), Benteng Pendhem, dan Museum kereta Api. Dari informasi yang dihimpun detikcom, panitia akan membagi rute lari ke dalam berbagai kategori jarak tempuh.

"Ada tiga kategori, mulai dari 5K Costume Festival, 5K Fun Run, 10K hingga 31K Trail and Speed Run. Total hadiah dari seluruh kategori lebih dari 500 juta rupiah," terang Fransisca.

Ia menambahkan, seluruh informasi terkait AHR 2019 bisa diakses melalui www.ambarawaheritagerun.com. Di dalam web itu terdapat informasi rute dan susunan kegiatan secara mendetail.

"Kalau dari pendaftaran mulai dari 250 ribu hingga 700 ribu. Kami akan beri pelayanan yang terbaik mulai dari kualitas jersey, pos air minum dan suplemen vitamin, desain medali yang menarik dan hadiah bagi para juara event AHR 2019," tandas Fransisca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar