Jumat, 10 Januari 2020

Dani Alves Coba Kopi Luwak Bali: Terbaik di Dunia

Dani Alves dan istri sudah sekitar seminggu di Bali. Kopi tak lupa diicipnya, dan katanya, kopi luwak adalah yang terbaik sedunia.

Dani terlihat mengunjungi semua destinasi mulai dari pantai, pura, alam pegunungan hingga wisata buatan di Bali. Seperti dilihat detikcom dari Instagram resminya, Minggu (21/7/2019), ia memulai petualangan di Bali dengan mengunjungi dengan mengunjungi kebun binatang, Pura Besakih, Danau Bratan Bedugul hingga menikmati kopi di I Love BAS.

"Pengalaman adalah hal yang memperkaya kehidupan seorang petualang. Kopi terbaik di dunia berasal dari tinja, Kopi Luwak," kata dia menikmati kopi di I Love BAS dengan metode sajian syphon.

Ia terlihat begitu antusias dengan kopinya tersebut. Di I Love BAS memang ada kafe yang menyediakan kopi Bali hingga ada luwak khusus yang memproses biji kopi sebelum diseduh, namun sayang hewan itu tak dilepasliarkan.

Tak hanya menikmati kopi luwak yang disajikan langsung. Di meja Dani Alves juga terdapat beberapa jenis kopi yang disediakan dalam beberapa gelas kecil sebagai tester.

I Love BAS (Bhuwana Amertha Saris) beralamat di Jalan Raya Jurusan Tampaksiring-Kintamani. Jadi, Bali bukan cuma destinasi yang tepat bagi pecinta pantai, tapi juga kopi.

Sekalipun Kopi Luwak biasanya mahal harganya, tapi di I Love BAS, Bali, secangkir Kopi Luwak dijual dengan harga sangat terjangkau. Tempat ngopi yang lengkap fasilitas ini adalah tempat unik pula, yakni ada di pinggir jurang.

Sepertinya, Dani Alves memang ingin liburan yang penuh petualangan dan romantis. Kalau kamu ke Bali jangan lewatkan tempat ini ya!

Bikin Kacau Penerbangan, Penumpang Dituntut Ganti Rugi Rp 1,4 M

Seorang penumpang wanita yang mengacau di pesawat Jet2 dan dituntut ganti rugi ditagih Rp 1,4 miliar. Parah banget!

Seperti dilansir CNN, Minggu (21/7/2019), dikabarkan bahwa ada seorang penumpang yang berperilaku sangat mengganggu. Ia menyebabkan penerbangan dialihkan dan kembali ke bandara semula dengan pengawalan militer.

Maskapai bertindak tegas dengan mengirim tagihan sebesar 85.000 Pounds atau sekitar Rp 1,4 miliar. Ia juga dilarang terbang bersama Jet2 selamanya.

Penumpang itu bernama Chloe Haines. Ia dituduh operator Inggris Jet2 berperilaku agresif, kasar dan berbahaya karena berusaha membuka pintu pesawat.

Itu terjadi di penerbangan dari Bandara Stansted London, Inggris ke Dalaman Turki barat daya pada bulan Juni lalu. Maskapai mengatakan bahwa para kru harus menahan Haines dengan bantuan penumpang lainnya.

Karena aksinya itu penerbangan dialihkan kembali ke London Stansted dan dikawal oleh dua jet Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF). Jet-jet yang mengawal juga menciptakan ledakan sonik menggelegar dan bisa terdengar berkilo-kilometer jauhnya.

Seorang juru bicara Kepolisian Essex, kepolisian setempat, membenarkan hal itu. Yakni ada seorang wanita (25) telah ditangkap atas dugaan dua serangan dan membahayakan pesawat terbang.

"Jet2.com telah mengeluarkan larangan seumur hidup untuk penumpang yang mengganggu, Chloe Haines, dan menagih uang kepadanya dengan total lebih dari £ 85.000. Itu akibat perilaku yang sangat mengganggu dan menyebabkan penerbangan harus dialihkan dan RAF harus mengawal pesawat," kata kata Steve Heapy, CEO Jet2 dalam sebuah pernyataan.

"Perilaku Haines adalah salah satu kasus paling serius dari perilaku penumpang yang mengganggu yang kita alami. Dia sekarang harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya dan kami penuh semangat mengejar untuk memulihkan biaya yang kami keluarkan sebagai akibat dari pengalihan ini, seperti yang kami lakukan dengan semua penumpang yang mengganggu," jelas dia.

"Sebagai maskapai yang ramah keluarga, kami tidak mentolerir perilaku yang mengganggu. Insiden serius ini memiliki konsekuensi yang sangat serius pula, juga memberi peringatan keras pada orang lain gar tak melakukan hal serupa," imbuh dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar