Sebuah video viral memperlihatkan seorang penyelam menyelamatkan pari manta yang matanya tertusuk kait nelayan. Ada cerita dibalik penyelamatan ini.
Dilansir detikcom dari beragam sumber, Minggu (21/7/2019) sebuah video memperlihatkan aksi heroik seorang penyelam yang menolong seekor pari manta. Diketahui video ini diambil di Ningaloo Reef, Australia.
Penyelam ini bernama Jake Filton, seorang fotografer bawah laut dari Ningaloo Marine Interactions. Dia bersama kelompoknya saat sedang snorkling dihampiri oleh seekor pari malta yang berenang mengelilinginya. Pari malta ini dipanggil oleh warga sekitar dengan nama Freckles.
Freckles pun berenang memutari Jake untuk mempelihatkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan matanya. Jake pun menyadari dan melihat ada kail pancing yang tersangkut di mata pari ini.
Monty Hall, ahli biologi dan kelautan Inggris yang juga ikut dalam rombongan selam Jake menceritakan bahwa Freckles menghampiri Jake, seolah dia mengenali Jake dan meminta bantuannya.
Jake merupakan salah satu instruktur selam di perairan itu dan sering kali berenang dan snorkling di kawasan tersebut. Freckles datang seolah dia kenal dan tidak asing dengan sosok Jake dan mempercayakan matanya kepada Jake.
Peralatan selam yang tidak memadai, serta posisi kait yang megancam matanya menambah kesulitan dalam penyalamatan ini. Jake pun harus berulang kali bolak-balik masuk ke air untuk membantu Freckles.
Menakjubknnya lagi, Freckles sangat tenang dan tetap menunggu Jake di dasar saat Jake berenang mengambil nafas di permukaan. Seolah Freckles memahami kondisi yang sedang dihadapi oleh Jake.
Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya kail pun terlepas dari mata Freckles. Dia tidak langsung berenang dan tetap berada di posisi awalnya, seolah dia ingin mengucapkan terimakasih kepada Jake dan kawan-kawan.
Aksi penyelamatan ini pun viral, dan beragam media internasional memberitakan kisah ini. Ditambah lagi Coral Bay di Ningaloo Reef merupakan salah satu tempat terbaik di dunia untuk menikmati bawah laut.
Dani Alves Coba Kopi Luwak Bali: Terbaik di Dunia
Dani Alves dan istri sudah sekitar seminggu di Bali. Kopi tak lupa diicipnya, dan katanya, kopi luwak adalah yang terbaik sedunia.
Dani terlihat mengunjungi semua destinasi mulai dari pantai, pura, alam pegunungan hingga wisata buatan di Bali. Seperti dilihat detikcom dari Instagram resminya, Minggu (21/7/2019), ia memulai petualangan di Bali dengan mengunjungi dengan mengunjungi kebun binatang, Pura Besakih, Danau Bratan Bedugul hingga menikmati kopi di I Love BAS.
"Pengalaman adalah hal yang memperkaya kehidupan seorang petualang. Kopi terbaik di dunia berasal dari tinja, Kopi Luwak," kata dia menikmati kopi di I Love BAS dengan metode sajian syphon.
Ia terlihat begitu antusias dengan kopinya tersebut. Di I Love BAS memang ada kafe yang menyediakan kopi Bali hingga ada luwak khusus yang memproses biji kopi sebelum diseduh, namun sayang hewan itu tak dilepasliarkan.
Tak hanya menikmati kopi luwak yang disajikan langsung. Di meja Dani Alves juga terdapat beberapa jenis kopi yang disediakan dalam beberapa gelas kecil sebagai tester.
I Love BAS (Bhuwana Amertha Saris) beralamat di Jalan Raya Jurusan Tampaksiring-Kintamani. Jadi, Bali bukan cuma destinasi yang tepat bagi pecinta pantai, tapi juga kopi.
Sekalipun Kopi Luwak biasanya mahal harganya, tapi di I Love BAS, Bali, secangkir Kopi Luwak dijual dengan harga sangat terjangkau. Tempat ngopi yang lengkap fasilitas ini adalah tempat unik pula, yakni ada di pinggir jurang.
Sepertinya, Dani Alves memang ingin liburan yang penuh petualangan dan romantis. Kalau kamu ke Bali jangan lewatkan tempat ini ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar