Kamis, 23 Januari 2020

Kisah Pelaut Tampan Bebaskan Penyu dari Jerat Jaring

Samudera Pasifik menjadi saksi bisu dari kisah heroik pelaut Norwegia. Saat sedang melaut, pria tampan ini bebaskan 4 penyu yang terbelit jaring.

Sebuah unggahan video di Youtube viral karena kisah heroik seorang pelaut tampan dan kawannya, Magnus. Diintip detikcom dari akun WiigWorld, Selasa (4/6/2019), pelaut tersebut berada di Samudera Pasifik.

Saat sedang berlayar, tiba-tiba saja ada sebuah sampah jaring ikan yang mengapung. Rupanya tak cuma jaring, 4 ekor penyu terlihat terbelit di dalamnya.

Mendekatkan kapal, si pelaut tampan memastikan penyu-penyu tersebut dalam keadaan hidup. Dengan sigap, ia memompa perahu karet untuk turun lebih dekat dengan penyu-penyu tersebut.

Penyu pertama terlihat terbelit dengan jaring dan botol plastik yang digunakan sebagai pelampung. Si pelaut langsung menggunting jaring yang membelit ke badan penyu.

Begitu lepas, penyu pertama terlihat sangat senang. Si penyu bahkan berenang dengan mengepakkan siripnya di permukaan, air.

Si pelaut yang tak disebutkan namanya tersebut melanjutkan tugasnya memotong jaring yang membelit penyu kedua. Penyu kedua lepas dan langsung menyelam bebas ke dalam lautan.

Masih ada dua penyu lagi. Yang ketiga sudah sedang berusaha untuk lepas dari jaring dan berada cukup jauh dari kapal. Si pelaut langsung menarik tali jaring yang berada di dekatnya.

Magnus beranggapan bahwa penyu-penyu ini sepertinya keluarga. Penyu ketiga terbelit jaring sampai ke leher. Si pelaut bahkan mengatakan bahwa penyu ini pasti kesulitan untuk bernapas.

Dengan agak susah payah, penyu ketika berhasil diselamatkan dari lilitan jaring. Yang terakhir adalah penyu keempat.

Penyu ini berusaha keras untuk lepas dari jeratan jaring sampai harus ditarik cukup kuat ke dekat kapal. Sementara si pelaut mencoba menarik, penyu ini tetap berusaha untuk berenang ke arah yang berlawanan.

Mengangkat penyu tersebut ke pinggir perahu karet, si pelaut mencoba untuk memotong tali jaring yang membelit penyu itu.

Meronta, si penyu tercebur ke dalam air dan si pelaut harus kembali mengangkat penyu tersebut ke perahu. Mencoba untuk melihat ke dalam lipatan leher penyu, si pelaut terus memotong tali jaring yang membelit.

Sampai akhirnya penyu tersebut lepas dari belitan jaring. Si pelaut dengan senang melepas penyu terakhir ke lautan.

Magnus yang sedari tadi memegang kamera bertanya kepada kawannya, apa rasanya setelah berhasil membebaskan 4 penyu dari sampah jaring?

"Rasanya seperti ini memang sudah tugasku," ujar pelaut tampan sambil tertawa.

Sampah jaring seringkali ditemukan di perairan karena dibuang begitu saja oleh nelayan. Bukan cuma penyu, hewan laut lain pun kerap terjebak sampai akhirnya mati karena terperangkap.

Layak untuk ditiru, kisah heroik pelaut ini bisa kita jadikan contoh untuk selalu menolong makhluk hidup lain.

Brebes Punya Wisata Pegunungan yang Segar Banget!

Libur lebaran telah menyapa. Anda mudik ke Brebes atau di sekitarnya bisa mengunjungi destinasi wisata alam yang segar ini.

Agrowisata Kebun Teh Kaligua adalah pilihan cocok untuk liburan keluarga. Selain berpemandangan alam yang indah juga hawa sejuk, ada beberapa wahana permainan yang bisa menguji adrenalin.

Agrowisata Kebun Teh Kaligua berada di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan Brebes, Jawa Tengah. Merupakan salah satu perkebunan teh peninggalan penjajahan kolonial Belanda yang masih ada hingga kini.

Kini, wilayah itu merupakan milik PTPN IX dan dulu didirikan pada tahun 1889 oleh Cultur Onderneming dari Belanda. Untuk perwakilan Indonesia ditunjuk Fan Jhon Pletau co, dan dikelola oleh seorang pengusaha bernama Van De Joeng (baca Van Di Yong).

Lokasinya 20 kilometer sebelah timur Bumiayu atau 15 km dari pertigaan Kaligua, dekat Flyover Kretek. Kawasan ini memiliki ketinggian bervariasi antara 1.500 mdpl sampai 2.050 mdpl dan bersuhu antara empat sampai 20 derajat celcius.

Untuk menuju ke kawasan ini, dari arah utara bisa melalui jalur Tegal-Purwokerto. Sesampainya di pertigaan Kaligua, dekat Flyover Kretek beloklah ke kanan dengan menempuh jarak sekitar 15 km.

Menikmati pemandangan Kebun Teh seluas 600 hektare ini bisa menggunakan mobil sewaan. Dengan mobil wisata ini, wisatawan bisa puas berkeliling menyusuri seluruh areal perkebunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar