Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung perkembangan infrastruktur transportasi di Danau Toba. Danau Toba adalah salah satu destinasi Bali Baru yang mendapat prioritas untuk dibenahi.
"Terpenting adalah kita memberikan prioritas kepada Danau Toba untuk menjadi Bali Baru. Ini ide dari Pak Presiden. Saya lihat langsung pembangunan ini. Kita juga siap berkoordinasi dengan fungsi lainnya," tegas mantan Dirut AP II ini.
Dari Bandara Silangit, Menhub langsung menuju Dermaga Muara, Tapanuli Utara. Disambut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Menhub mendapat penjelasan soal rencana pembangunan 12 Dermaga di Wilayah Danau Toba.
"Kita mempersiapkan kunjungan Presiden Jokowi besok. Kita tahu bahwa Danau Toba adalah wisata yang begitu indah. Dermaga Muara ini salah satu pelabuhan yang akan kita kembangkan," Kata Menhub.
Selain Muara, Menhub mengatakan Ajibata, Tigaras dan 10 pelabuhan lain juga akan dibangun dan juga akan disiapkan fasilitas kapal sebanyak lima kapal dengan kapasitas besar. Menhub berharap akhir 2020 semua sudah siap, dan akses terdekat dari Dermaga Muara yang akses dari Bandara Silangit juga tidak terlalu jauh sekitar 30 menit.
"Armada yang ada sekarang sudah ada kapasitas 200 orang dan mobil 20. Kita juga akan bangun 200 gt, dan ada bus air yang kita akan bangun. Ada dua kapal," ujar Menhub.
Meski demikian, Menhub mengatakan pihaknya tetap memberdayakan kapal lokal. Karena itu adalah penghidupan masyarakat. Masyarakat tidak boleh tersingkirkan.
"Kita buat kapal yang besar, tapi kapal-kapal kecil yang milik masyarakat tetap beroperasi," ungkapnya seraya mengatakan investasi yang akan digelontorkan sekitar Rp 500-600 miliar di luar investasi bandara.
Tinjau Air Terjun Situmurun
Menhub juga berkesempatan untuk meninjau objek wisata Situmurun yang terletak di Kabupaten Toba Samsoir, Sumatera Utara. Jarak tempuh dari Dermaga Muara, Kabupaten Tapanuli Utara sekitar 1,5 jam menggunakan kapal tradisional. Jika dari Bandara Silangit memakan waktu sekitar 30 menit perjalanan darat dan 1,5 jam lewat kapal.
"Saya melihat langsung air terjun Situmurun yang tingginya 7,5 meter di atas Danau Toba. Ini sangat indah dan mengasyikan, Toba sangat luar biasa," ujarnya.
Untuk menuju ke Air Terjun, Menhub mengatakan pihaknya akan membuat prasarana agar turis semakin banyak datang. "Kita harus sama-sama menjaga dan kita akan segara bangun sarana transportasinya, agar semakin banyak turis yang datang ke sini," tutupnya.
Kunjungan ini pun sekaligus persiapan kedatangan Presiden Jokowi ke Danau Toba, Senin (29/7). Lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Menhub bersama rombongan tiba di Bandara Silangit, Sumatera Utara pukul 13.00 WIB, Minggu (28/7).
Digelar Ketiga Kalinya, Manado Fiesta 2019 Tonjolkan Keberagaman
Pembukaan gelaran Manado Fiesta 2019 berlangsung sangat meriah. Masyarakat Manado dan wisatawan bahkan sudah memenuhi area kantor Dinas Pariwisata Manado sejak sore hari untuk menyaksikan rangkaian kegiatan istimewa acara tahunan ini.
Pembukaan Manado Fiesta 2019 digelar Sabtu (27/7/2019) malam di area Pohon Kasih Megamas. Hadir pada kesempatan ini, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan ada dua poin yang ditonjolkan dalam perhelatan kali ini.
Adapun poinnya adalah Manado sebagai rumah besar bersama dan kekayaan bawah laut Manado. Maka tak heran jika peserta karnaval pun lebih fokus menampilkan dua hal tersebut.
"Terima kasih atas kehadiran para duta besar dari negara sahabat. Kehadirannya pada kegiatan ini jelas memberi bobot yang besar bagi penyelenggaraan Manado Fiesta 2019," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (28/7/2019).
Para duta besar yang datang ke acara Manado Fiesta 2019 antara lain dari Filipina, Thailand, Sri Lanka, Laos, Pakistan, Serbia, Libanon, Libia, Kolombia, Polandia, Korea Selatan, dan Australia.
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, mengaku sangat mengapresiasi gelaran Manado Fiesta 2019. Ia bahkan berjanji akan mengupayakan agar acara ini mendapat pengakuan pemerintah secara nasional. Konkretnya masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kemenpar pada 2020.
"Saya akan meminta kepada menteri pariwisata agar Manado Fiesta bisa menjadi event nasional tahun depan. Intinya, saya mendukung setiap kegiatan yang bisa memberi dampak positif bagi perkembangan sektor pariwisata," katanya.
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Ricky Fauziani mengungkapkan sebagai kegiatan yang baru memasuki tahun ketiga, Manado Fiesta 2019 berjalan cukup baik. Namun ia mengimbau agar penyelenggara tidak boleh berpuas diri dan tetap harus ada evaluasi dan perbaikan. Sehingga ke depan acaranya semakin istimewa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar