Selasa, 14 Januari 2020

Prancis Akan Kenakan Pajak Tambahan Lewat Tiket Pesawat Tahun 2020

Prancis akan menerapkan pajak tambahan bagi pesawat yang akan terbang meninggalkan negeri itu. Aturannya akan berlaku mulai tahun 2020.

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Rabu (10/7/2019), aturan itu pun belum lama ini diucapkan oleh Menteri Perhubungan Prancis, Elisabeth Borne seperti diberitakan media News Australia.

Pajak tambahan bernama ecotax itu akan dibebankan melalui harga tiket baru pesawat yang berangkat meninggalkan Prancis. Dijelaskan oleh Elisabeth, nilai ecotax akan bervariasi dari 1,50 (Rp 23.800) hingga 18 Euro (Rp 285 ribu).

Tujuan diberlakukannya pajak tambahan itu adalah untuk membiayai sumber bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan. Sebuah upaya yang dilakukan Prancis agar lebih ramah lingkungan.

Hanya saja ada beberapa pengecualian. Pajak tambahan itu tak berlaku bagi pesawat domestik yang terbang ke Corsica serta teritori Prancis yang berada di luar negaranya. Pajak serupa juga tak berlaku bagi pesawat yang mendarat di Prancis.

Hanya saja, kebijakan baru itu tak disambut baik oleh industri penerbangan IATA. Menurut industri IATA, kebijakan itu dianggap salah kaprah.

"Pajak nasional tak akan membantu industri penerbangan dan upayanya yang berkelanjutan," ujar juru bicara IATA, Anthony Concil.

Ketimbang membantu maskapai berinvestasi di energi dan teknologi terbarukan, pajak tersebut malah dapat berimbas pada industri penerbangan Prancis sekaligus menyebabkan hilangnya pekerjaan.

Berbeda lagi dengan tanggapan dari pecinta lingkungan hidup, yang mengatakan kalau kebijakan Menhub Prancis untuk mengurangi emisi pesawat sudah tepat dan baik untuk memerangi pemanasan global.

Apabila diresmikan, pajak tersebut diperkirakan akan mencapai 180 juta euro di tahun 2020. Di mana uang itu nantinya akan diinvestasikan untuk infrastruktur penunjang yang ramah lingkungan.

Berwisata ke Resort Tanpa Menginap? Bisa

The Green Forest Resort Lembang adalah penginapan berudara sejuk dengan pepohonan di taman yang Instagramable. Tanpa menginap, traveler bisa wisata di sini.

Resort yang terletak di Jalan Sersan Bajuri ini membuka pintu bagi pengunjung yang hanya ingin melihat-lihat tanpa menginap. Dengan membayar tiket seharga Rp 20.000 per orang di kasir restoran, wisatawan yang datang bisa melihat fasilitas apa saja yang ada di sini. Oh iya, tiket ini juga dapat digunakan sebagai potongan saat menikmati makanan atau minuman di restoran.

Udara sejuk langsung terasa di tempat ini. Ada beberapa kantong parkir, tapi bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana resort bisa memarkir kendaraanya di dekat musholla. Di dekat kasir terdapat restoran terbuka yang luas dengan nuansa kayu, bangku-bangku ditata dengan menarik dan nyaman. Di depan restoran terdapat lapangan rumput yang cukup luas dan tempat bermain anak-anak. Tidak jauh dari situ terdapat ruang serba guna yang bisa digunakan untuk berbagai acara.

Dari ruang serbaguna terdapat jalan menurun yang membawa pengunjung ke jembatan gantung dan penginapan, pepohonan menjadi peneduh di sini. Berjalan kembali ke bagian kasir, kita akan menemukan jalan ke atas ke bagian lain dari resort.

Kamar-kamar bertingkat terdapat di kanan dan kiri jalan setapak. Kemudian pengunjung akan bertemu dengan lapangan rumput yang lebih kecil dan kapel yang menjadi lokasi favorit pengunjung.

Bangunan yang sebagian terbuat dari kaca ini memang cantik saat dijadikan latar belakang berfoto. Kapel ini juga bisa dijadikan tempat bermacam kegiatan  seperti siang itu dijadikan tempat menikmati makan siang secara prasmanan.

Di sebelah kapel terdapat kolam renang yang cantik, tapi tidak terlalu besar. Bangku-bangku kayu terdapat di dekat kolam. Di depan kolam juga terdapat tempat terbuka dengan bangku-bangku yang nyaman dan pepohonan di sekitarnya.

Perjalanan dilanjutkan, kali ini kami menuju ke bagian belakang resort. Di sini terdapat stone garden atau taman dengan batu-batu besar. Tamannya cantik dengan rerumputan yang hijau, enak sekali duduk-duduk di rumput yang hijau sambil bersenda-gurau. Terlebih dengan udara yang sejuk.

Selain stone garden, di bagian belakang juga terdapat sky garden yang berisi bunga-bunga aneka warna. Letaknya bersebelahan dengan stone garden. Sayang, saat kami datang tempat itu masih dalam penataan sehingga kami tidak bisa masuk.

Ketika telah lelah, pengunjung bisa beristirahat atau menikmati makanan dan minuman di restoran. Toilet dan musholla juga ada di sini. Saat menginap tentu pengunjung akan lebih leluasa menikmati resort.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar