6. Brunei Darussalam
Kental dengan nuansa Islami, Brunei memiliki budaya dan etika terkait. Misalnya saja bersalaman, umumnya lazim dilakukan dengan sesama jenis saja. Wanita dan anak-anak umumnya jarang bersalaman.
Hal-hal terkait LGBT dianggap haram oleh warga setempat. Warga lokal pun umumnya berpakaian tertutup, termasuk laki-laki yang umumnya menggunakan celana panjang. Eye contact atau kontak mata sering dianggap tidak sopan, apalagi dengan orang asing.
7. Filipina
Jangan sampai emosi sampai marah-marah, orang Filipina akan mengira anda loco-loco (gila). Meski, sebenarnya jangan juga marah-marah di tempat umum..
Jika makan bersama warga lokal, hindari mengambil potongan terakhir. Orang Lokal akan mengira anda miskin.
Saat naik Jeepney (transportasi lokal mirip angkot berbentuk mobil jip) jangan heran jika anda berdempet dengan orang lain. Berbagi dan sempit-sempitan adalah hal yang lumrah saat naik Jeepney.
Sejumlah pelayan di restoran lokal umumnya mendesis kepada pelayan lain untuk mendapatkan perhatian. Jadi, jangan heran dan marah ya.
8. Singapura
Mimik atau sikap orang Singapura ditentukan oleh perlakuan orang lain bersikap kepadanya. Jadi, jangan marah-marah atau cemberut kepada orang asing ya.
Memanggil 'aunty' atau 'uncle' lazim digunakan kepada orang yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan, meski tidak memiliki hubungan keluarga. Meski cukup liberal, saat makan jangan menempelkan sumpit dalam mangkuk nasi. Hal ini mengingatkan warga lokal akan upcara pemakaman, dan dianggap hal buruk.
Singapura juga dikenal ketat dengan peraturan. Hindari merokok di sembarang tempat, mengunyah permen karet atau meludah sembarangan. Bukan lagi petugas berwajib yang mengingatkan, tetapi warga lokal!
9. Vietnam
Saat memasuki rumah warga lokal, lepaskanlah alas kaki yang digunakan. Begitupun saat disuguhi makanan, biarkanlah orang yang lebih tua atau tawarkan mereka terlebih dahulu.
Jangan pernah menepuk kepala orang tua dan anak kecil, karena dianggap tidak sopan. Selain itu, hindari menunjuk dengan kaki benda-benda sakral dan dianggap suci oleh warga lokal.
10. Malaysia
Budaya Malaysia tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Meski cukup modis, cara berpakaian orang Malaysia umumnya tertutup. Begitupun saat di tempat umum.
Tersenyum kepada orang asing dianggap sebagai pembuka yang ramah. Begitupun dengan bersalaman ketika berkenalan.
Membicarakan agama dan politik dianggap sebagai hal yang asing dan tabu untuk dibicarakan. Sehingga, jangan terlalu menjurus ke sejumlah hal tersebut ketika membuka pembicaraan.
11. Indonesia
Menurut Lonely Planet, ada sejumlah etika bagi wisatawan asing saat ke Indonesia. Ada 5 poin utama yang dianggap harus diperhatikan saat ke Indonesia.
Pertama adalah tempat ibadah, turis diimbau untuk bersikap sopan saat memasuki tempat yang dianggap suci dengan melepas sepatu dan berpakaian tertutup, apalagi Masjid.
Gestur atau bahasa tubuh juga diperhatikan. Misalnya jangan menunjukkan kasih sayang berlebih, atau menaruh tangan di pinggang saat berbicara.
Berpakaian terbuka juga dianggap aneh di Indonesia. Jangan terlalu terbuka di sejumlah tempat tertentu.
Jika mengambil foto seseorang, ada baiknya untuk bertanya terlebih dahulu kepada orang tersebut.
Begitupun dengan meminum alkohol, karena Indonesia merupakan negara mayoritas Muslim. Pastikan untuk meminum alkohol di kafe atau bar saja dan bukan tempat umum terbuka seperti jalanan atau transportasi umum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar