Sabtu, 06 Februari 2021

Transaksi Biaya Pendidikan di Tokopedia Naik Lebih dari 4x Lipat

 Tercatat ada jutaan masyarakat yang telah menggunakan layanan Tokopedia Pendidikan. Layanan ini termasuk fitur Biaya Pendidikan, yang sudah diluncurkan sejak Agustus 2019, guna mempermudah masyarakat membayar SPP sekolah, universitas hingga kursus.

"Sebagai platform e-commerce lokal pertama yang menyediakan layanan pembayaran biaya pendidikan, Tokopedia ingin mendukung kontinuitas pendidikan masyarakat terlebih di tengah pandemi. Layanan ini memungkinkan siapa pun membayar biaya pendidikan kapan pun dimana pun, tanpa harus keluar rumah," VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak dalam keterangan tertulis, Kamis (4/2/2021).


Menurut Nuraini, layanan Biaya Pendidikan di Tokopedia menuai respon yang sangat positif. Terbukti dari adanya peningkatan transaksi atas layanan ini sebesar lebih dari 4x lipat jelang akhir 2020 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.


Kini Tokopedia telah bekerja sama dengan lebih dari 500 institusi pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, ponpes hingga yayasan seperti IPEKA, sampai berbagai lembaga kursus. Ke depannya, Tokopedia juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga atau institusi pendidikan lainnya.


Masyarakat dapat mengakses layanan Biaya Pendidikan melalui aplikasi Tokopedia maupun situs https://www.tokopedia.com/pendidikan/. Layanan tersebut dilengkapi dengan lebih dari 50 metode pilihan pembayaran, sistem yang terpercaya dan tersedia 24/7.


"Tokopedia percaya bahwa pendidikan yang lebih baik akan mendatangkan kehidupan yang lebih baik, maka kami terus berkomitmen #SelaluAdaSelaluBisa dalam mempermudah akses pendidikan ke lebih banyak masyarakat Indonesia," tutup Nuraini.

https://movieon28.com/movies/a-star-is-born/


Google Down, YouTube dan Gmail Tak Bisa Diakses


 Google down lagi. Sejumlah layanan, mulai dari YouTube, Gmail dan lainnya tidak bisa diakses pada Kamis siang (4/2/2021).

Benar saja, ketika detikINET memantau laman Downdetector, Google mengalami kendala. Ribuan laporan sudah masuk, mayoritas pengguna mengeluhkan tidak dapat melakukan log-in.


Demikian pula YouTube. Sudah banyak pengguna yang melaporkan tidak dapat menonton video baik di aplikasi maupun di browser desktop.


Selain Indonesia, Google Down juga melanda negara tetangga. Pantauan peta sebaran, Singapura, Malaysia, Filipina dan Vietnam mengalami hal serupa.


Untuk diketahui ini sudah kali kedua Google down terjadi tahun 2021. Sebelumnya hal tersebut sempat terjadi pada awal Januari. Hingga kini belum ada informasi dari Google terkait kendala layanannya saat ini.


Google Down, Netizen Marah-marah


Layanan Google down pada siang hari ini. Para pengguna menumpahkan kekesalan di media sosial.

Dibuktikan dengan laporan dari Downdetector, Kamis (4/2/2021) mereka melaporkan terjadi pemadaman di Google. Masalah terjadi dalam 1 jam terakhir.


Peta pemadaman Google berdampak paling besar di Jakarta, Surabaya dan ada juga di Singapura. Masalah terbanyak yang dilaporkan adalah tidak bisa search dan tidak bisa log in.


Para pengguna langsung menyampaikan keluh kesah mereka di media sosial. Google down menjadi topik bahasan mereka.


Ada yang bertanya-tanya kenapa Google sampai down. Ada juga yang melaporkan tidak bisa memakai Gmail, Youtube dan Google dan produk Google lainnya. Banyak yang terganggu karena ini sedang sibuk-sibuknya jam kerja atau mengerjakan tugas.


Untuk diketahui ini sudah kali kedua Google down terjadi tahun 2021. Sebelumnya hal tersebut sempat terjadi pada awal Januari. Hingga kini belum ada informasi dari Google terkait kendala layanannya saat ini.


Inilah beberapa keluh kesah netizen di Twitter:

https://movieon28.com/movies/ariana-grande-excuse-me-i-love-you/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar