Jumat, 05 Februari 2021

Update Vaksinasi 4 Februari: Sudah 700 Ribu Nakes Terima Vaksin COVID-19

 Per 4 Februari 2021, tercatat sebanyak 700.266 tenaga kesehatan (nakes) sudah divaksin COVID-19. Angka tersebut merupakan akumulasi penerima vaksin sejak vaksinasi pertama pada 13 Januari 2021 untuk Presiden Joko Widodo.

Pada tahap pertama, vaksinasi COVID-19 diprioritaskan untuk nakes. Pasalnya, nakes inilah yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19, sehingga risiko terinfeksinya tinggi.


Total sasaran vaksinasi nakes ada sebanyak 1.566.959 orang. Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan pada Kamis (4/2/2021), nakes penerima vaksin tahap 1 kini sudah mencakup 45,55 persen dari total target.


Nakes penerima vaksin tahap 1 ini bertambah 54.240 sejak Rabu (3/2/2021).


Untuk vaksin tahap 2, per 4 Februari 2021, sebanyak 96.553 nakes sudah menerima, bertambah 24.932 orang sejak Rabu (3/2/2021).


Per hari ini, tercatat nakes penerima vaksin tahap 2 sudah mencakup 6,28 persen dari total target.


Total sasaran vaksinasi COVID-19 di Indonesia ada sebanyak 181.554.465 orang. Berikut rincian update vaksinasi COVID-19 di Indonesia per 4 Februari 2021:


Total sasaran vaksinasi: 181.554.465 orang

Sasaran vaksinasi tenaga kesehatan: 1.566.959 orang

Vaksinasi tahap 1: 700.266 (+ 54.240 orang)

Vaksinasi tahap 2: 96.553 (+ 24.932 orang)

Data berdasarkan laporan dari akun resmi Kementerian Kesehatan RI pukul 14.00, Kamis (4/2/2021).

https://cinemamovie28.com/movies/norwegian-woods/


Hari Kanker Sedunia, Begini Cara Deteksi Kanker Payudara SADARI


- Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) jatuh pada hari ini, Kamis (4/2/2021). Penyakit kanker dikenal sebagai salah satu penyebab utama kematian di dunia.

Berdasarkan pernyataan Kemenkes, di Indonesia pada 2019 lalu terdapat dua jenis kanker yang paling mendominasi yaitu kanker serviks dan kanker payudara.


Umumnya, kanker payudara identik dengan perempuan. Padahal, bisa dialami pria lho, meski kemungkinannya jauh lebih kecil yaitu 1:1.000.


Kira-kira 1 dari 8 wanita berisiko mengalami kanker payudara. Semakin dini kanker ditemukan, maka akan semakin baik. Hampir semua wanita yang mengetahui bahwa mereka terkena kanker payudara saat masih stadium I dapat bertahan hidup 5 tahun kemudian.


Hal itu pun berlaku bagi penyintas kanker payudara stadium II, 93 persen peluangnya dapat bertahan hidup. Kemudian bagi yang menemukan kanker setelah stadium III, 72 persen di antaranya juga mampu bertahan. Sedangkan pada stadium IV, peluangnya makin menipis yakni 22 persen.


Ada salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan deteksi dini melalui SADARI (Periksa Payudara Sendiri) yang dilakukan 7-10 hari setelah menstruasi.


Langkah-langkah pemeriksaan kanker payudara melalui SADARI adalah sebagai berikut, dikutip dari Yayasan Kanker Indonesia.


1. Cermati perubahan bentuk, pembengkakan dan permukaan kulit dengan posisi tubuh berdiri tegak. Bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris? Jangan cemas, itu biasa.


2. Kedua lengan diangkat ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Setelah itu dorong siku ke depan dan ke belakang sambil cermati bentuk ataupun ukuran payudara.


3. Tempatkan kedua tangan pada pinggang dan condongkan bahu ke depan, kemudian kencangkan (kontraksikan) otot dada.


4. Lengan kiri angkat ke atas dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian punggung atas. Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan raba dan tekan area payudara, serta cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak.

https://cinemamovie28.com/movies/no-stranger-than-love/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar