Kamis, 11 Februari 2021

Modem 5G Baru Qualcomm Kecepatannya Tembus 10 Gbps

 Qualcomm merilis modem 5G baru yang bernama Snapdragon X65 5G Modem-RF System, yang kecepatannya bisa menembus 10Gbps.

Modem ini diklaim sebagai modem 5G pertama di dunia yang kecepatannya mencapai 10 Gigabit dan modem pertama yang mendukung standar 3GPP Release 16. Meski begitu, sejauh ini belum ada jaringan 5G yang bisa memaksimalkan kecepatan dari modem ini.


Snapdragon X65 ini mempunyai arsitektur yang bisa diperbarui, yang membuat modem ini future proof, lewat pembaruan softwarenya. Artinya masa pakai modemnya pun akan lebih lama karena kemampuannya bisa terus ditambah.


Tak cuma itu, Snapdragon X65 juga jadi modem pertama yang punya kemampuan optimalisasi antena dengan kecerdasan buatan (AI). Solusi ini menggunakan model AI yang dilatih untuk mendeteksi posisi tangan penggunanya.


Ada juga antena baru bernama Qualcomm 545 mmWave, yang merupakan antena mmWave generasi ke-4. Ukuran antena ini sama dengan generasi ke-3 namun dijanjikan punya kekuatan transmisi yang lebih besar dan mendukung frekuensi mmWave global secara penuh.


Jadi modem bisa menyesuaikan kekuatan antena dari data tersebut secara real time. Alhasil, menurut klaim Qualcomm, kecepatan transfer data akan lebih kencang, tangkapan sinyal akan lebih baik, dan daya tahan baterai pun bisa lebih lama.


Snapdragon X65 ini adalah penerus Snapdragon X60 yang dipakai di Snapdragon 888. Kecepatan maksimal X60 ini adalah 7,5Gbps, sementara X65 ini baru akan dipakai di system on a chip (SoC) flagship Qualcomm selanjutnya.


Modem X65 ini diperkirakan akan dipakai oleh Apple di iPhone keluaran 2022 sebelum akhirnya menggunakan modem 5G buatan mereka sendiri tahun berikutnya, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (10/2/2021).

https://movieon28.com/movies/manner-teacher/


Kasus Pembunuhan Terungkap dari Data Apple Health


Aplikasi Apple Health sejatinya berfungsi untuk mencatat data kesehatan penggunanya. Namun dalam kasus ini, data tersebut bisa mengungkap sebuah kasus pembunuhan.

Kasus ini terjadi pada 2018, di mana seorang wanita bernama Kat West ditemukan tewas di rumahnya dengan luka memar di kepala. Menurut Jeff West, suaminya, kematian istrinya itu terjadi karena terjatuh akibat mabuk saat si suami sedang tidur.


Namun dalam investigasi lebih lanjut, tim penyidik menemukan kalau Jeff ternyata berbohong. Awalnya ia menyebut kalau antara pukul 22.30 sampai 05.15 ia sedang tidur, namun aplikasi Health di iPhone miliknya menyatakan kebalikannya.


Dalam aplikasi tersebut tercatat kalau Jeff berjalan sebanyak 18 langkah antara pukul 23.03 sampai 23.10. Sementara data Health di iPhone Kat menyebutkan kalau ia tak lagi bergerak setelah pukul 22.54. Ini bertolak belakang dengan pernyataan Jeff, yang juga seorang ahli forensik, yang menyatakan ia sedang tidur pada rentang waktu itu.


Sidik jari Jeff pun ditemukan pada sebuah botol yang dipakai untuk memukul kepala istrinya. Penyidik percaya kalau Jeff membunuh istrinya setelah mereka bertengkar, dan Jeff mengatur tempat kejadian perkara untuk membuat dirinya terlihat tak bersalah.


Berkat data dari aplikasi Apple Health ini, Jeff dijatuhi hukuman 16 tahun penjara, yang sudah dijalaninya selama tiga tahun, demikian dikutip detikINET dari Macrumors, Rabu (10/2/2021).


Ada banyak kisah unik yang melibatkan perangkat mobile, baik itu ponsel atau sekadar jam tangan pintar. Sebelumnya ada juga kisah Heather Henderson dari Pomona, Kansas yang menerima notifikasi dari Apple Watch-nya, yang menyebutkan detak jantungnya di atas 120 per menit.


Hari berikutnya, Henderson dibawa ke klinik darurat sebagai tindakan pencegahan, yang menghasilkan diagnosis hipertiroidisme. Berkat itu, nyawanya terselamatkan.

https://movieon28.com/movies/are-you-here-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar