Rabu, 03 Februari 2021

Vivo Perkuat Posisinya dalam Jajaran Brand Smartphone Terbaik Dunia

 Di tengah terjangan pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020, Vivo masih bisa mempertahankan performa bisnis yang positif. Hal itu membuat Vivo mengukuhkan posisinya dalam lima besar brand smartphone terbaik di level global.

Berdasarkan data IDC, selama tahun 2020 secara akumulatif Vivo mendistribusikan 111,7 juta unit smartphone ke berbagai negara. Jumlah tersebut tercatat tumbuh positif 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Vivo membuktikan bisnisnya masih tetap tumbuh positif di tengah krisis ekonomi global, yang mengakibatkan jumlah distribusi smartphone di level global terpangkas negatif 5,9 persen dibandingkan tahun 2019.


Pencapaian tersebut mengantarkan Vivo menduduki posisi lima besar pasar smartphone dunia. Brand smartphone asal Guangdong, China ini meraih 8,6 persen pangsa pasar smartphone global.


Di level regional, saat ini Vivo menduduki peringkat kedua pasar smartphone China. Pada Q3-2020, Vivo memperoleh 17,8 persen pangsa pasar di Negeri Tirai Bambu. Sementara itu, di India Vivo menempati urutan ketiga dan pertumbuhan penjualannya menyentuh 19 persen secara YoY pada Q3-2020.


Prestasi Vivo di Indonesia lebih mentereng lagi. Mereka ditahbiskan sebagai brand smartphone nomor satu pada Q3-2020. Pangsa pasar yang dikuasai Vivo menyentuh 24,1 persen. Seiring dengan pertumbuhan penjualan di kanal online, dan mulai beroperasinya gerai-gerai offline, vivo memperkuat keunggulannya di segmen produk-produk smartphone kelas entry-level sampai menengah.


"Komitmen Vivo dalam pengembangan produk yang relevan dan adaptif dengan kebutuhan konsumen menjadi salah satu kontribusi pencapaian Vivo secara global. Di tengah tantangan saat ini, kami juga sangat mengapresiasi dukungan serta kepercayaan konsumen Indonesia," papar Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma dalam keterangan tertulis, Rabu (3/2/2021).


Dalam keterangan resminya, Vivo menegaskan bakal terus berinovasi untuk menghadirkan smartphone yang menjawab kebutuhan dan preferensi konsumen. Perusahaan mengerahkan sembilan pusat R&D yang tersebar di Shenzhen, Dongguan, Nanjing, Beijing, Hangzhou, Shanghai, Taipei, Tokyo and San Diego untuk mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen, seperti konektivitas 5G, artificial intelligence (AI), desain industri, fotografi, dan teknologi lainnya yang akan terus berkembang.

https://trimay98.com/movies/the-heist-of-the-century/


iPhone 12 Kalah Laris dari Oppo A32


- Phone 12 banyak diburu oleh pencinta gadget di China. Tapi ponsel tersebut masih kalah laris dari Oppo A32.

Hal tersebut terungkap dari laporan Quest Mobile terkait ponsel dengan penjualan terbaik di China sepanjang Oktober hingga Desember 2020. Oppo A32 ditempatkan di posisi pertama dalam daftar.

Dibanderol 1.199 yuan atau kisaran Rp 2,6 juta, Oppo A32 terjual 9 juta unit. Ponsel tersebut mirip Oppo A33 yang dijual di Indonesia, menawarkan layar 90Hz, ditenagai Snapdragon 460 dan baterai 5.000 mAh.

Di peringkat kedua ada iPhone 12. Ponsel yang dirilis Apple pada Oktober 2020 itu terjual 6,18 juta unit. Menjadi varian terjangkau dari iPhone 12 Pro menjadikannya smartphone terlaris Apple di banyak pasar membuat raksasa teknologi asal Cupertino itu mencapai rekor pengiriman 82 juta unit ke seluruh dunia.


Posisi ketiga ada Vivo X30 Pro 5G. Perangkat yang ditenagai Exynos 980 dan membawa lima kamera ini terjual sebanyak 5,6 juta unit.


Sementara di posisi keempat diisi Mate 40 Pro. Ponsel flagship terbaru Huawei itu terjual 4,5 juta unit terjual.

https://trimay98.com/movies/the-last-heist/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar