Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Hingga Rabu (17/6/2020), akumulasi kasus positif telah mencapai 41.431 orang.
Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 16.243 dan yang meninggal menjadi 2.276.
Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada Rabu (17/6/2020):
1. Jumlah kasus positif bertambah 1.031 menjadi 41.431.
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 540 menjadi 16.243.
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 45 menjadi 2.276.
Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.
Sebelumnya pada Selasa (16/6/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 40.400 dengan 15.703 di antaranya sembuh dan 2.231 meninggal.
Studi Sebut Orang Berusia di Bawah 20 Tahun Lebih Mungkin Terpapar Corona
Sebuah penelitian yang dilakukan ahli epidemiologi di London School of Hygiene and Tropical Medicine menunjukkan bahwa orang-orang di bawah usia 20 tahun lebih mungkin terpapar virus Corona COVID-19, dibanding kelompok usia lainnya.
Penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Nature Medicine ini menunjukkan empat dari lima anak muda yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala. Hal ini bisa memberikan pertimbangan pada pemerintah untuk membuka kembali sekolah dan perguruan tinggi.
Para ahli mengembangkan model transmisi COVID-19 berbasis usia, perkiraan infeksi, dan tingkat keparahan dari enam negara, yaitu Kanada, China, Korea Selatan, Jepang, Italia, dan Singapura. Hasilnya, mereka menyimpulkan orang berusia di bawah 20 tahun kurang berisiko jatuh sakit daripada orang di atas 20 tahun.
Mereka juga menemukan variasi yang luas pada kasus-kasus bergejala berdasarkan usia. Hanya 21 persen anak muda yang berusia antara 10-19 tahun yang berpotensi menunjukkan gejala, sementara 69 persennya dialami oleh mereka yang di atas 70 tahun.
Mereka pun melakukan simulasi virus Corona di 146 ibu kota di seluruh dunia, untuk melihat efek penutupan sekolah terhadap penyebaran virus. Hasilnya, penutupan sekolah hanya sedikit berpengaruh dalam menghentikan penyebaran COVID-19, tidak seperti wabah influenza yang berkurang banyak.
"Membuka kembali sekolah atau tidak saat ini menjadi pertanyaan yang rumit. Kami telah memberikan beberapa bukti yang menunjukkan indikasi penurunan kerentanan COVID-19 pada anak," kata seorang peneliti, Rosalind Eggo, yang dikutip dari AFP, Rabu (17/6/2020).
Dari penelitian tersebut menunjukkan gejala COVID-19 menjadi lebih parah pada pasien yang lebih tua. Pada anak-anak hanya ada sedikit kasus dan lebih sedikit menunjukkan gejala.
Salah satu penulis studi ini, Nicholas Davies, mencatat bahwa studi ini tidak memungkinkan untuk mengetahui sejauh mana kasus asimptomatik tidak menular. Menurutnya, dari beberapa bukti ada yang menyatakan bahwa orang asimptomatik maupun yang bergejala tentu berpotensi menular.
Selain Dexamethasone, Ini Obat yang Diklaim Efektif untuk Pasien Corona
Saat ini banyak peneliti dan perusahaan yang berlomba menemukan vaksin dan obat untuk menyembuhkan pasien virus Corona. Beberapa obat ada yang telah menunjukkan hasil yang efektif pada pasien Corona.
Terbaru 'obat murah' dexamethasone diklaim mampu mengurangi angka kematian pasien kritis yang terinfeksi virus Corona. Dexamethasone merupakan obat steroid yang biasa digunakan untuk mengurangi peradangan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyambut baik pengujian obat dexamethasone untuk mengobati pasien virus Corona.
Sebelumnya terdapat beberapa obat yang dianggap dapat mengobati pasien virus Corona. Berikut deretan obat yang diklaim efektif menyembuhkan pasien virus Corona, dirangkum detikcom dari berbagai sumber.
Klorokuin
Klorokuin dan hidroksiklorokuin menjadi salah satu obat yang dianggap kontroversial. Obat malaria ini pada awalnya diklaim ampuh menyembuhkan pasien virus Corona. Namun sempat ada studi yang menyebut obat ini dapat meningkatkan risiko kematian pada pasien Corona sehingga WHO pun kemudian menghentikan uji klinisnya.
Terakhir WHO menarik ucapannya dan kembali melanjutkan riset terkait obat ini. Beberapa negara di dunia dikethui masih menggunakan obat ini untuk mengobati pasien virus Corona termasuk Indonesia.
https://indomovie28.net/sword-art-online-alicization-episode-13-subtitle-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar