Per 13 Mei 2021, Indonesia melaporkan penambahan kasus baru positif COVID-19 sebanyak 3.458. Total pasien terkonfirmasi saat ini sejumlah 1.731.652.
DKI Jakarta menyumbang angka kasus positif terbanyak dengan total 785. Disusul Riau dengan total kasus 513, dan Jawa Tengah dengan total 480 kasus.
Detail perkembangan virus Corona per Kamis (13/5/2021), adalah sebagai berikut:
Kasus positif bertambah 3.458 menjadi 1.731.652
Pasien sembuh bertambah 4.201 menjadi 1.589.079
Pasien meninggal bertambah 99 menjadi 47.716
Tercatat sebanyak 31.550 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 87.578.
Sebaran 3.458 kasus baru Corona di Indonesia per Kamis (13/5/2021), sebagai berikut:
DKI Jakarta: 785 kasus
Riau: 513 kasus
Jawa Tengah: 480 kasus
Jawa Barat: 400 kasus
Jawa Timur: 148 kasus
DI Yogyakarta: 105 kasus
Kalimantan Barat: 103 kasus
Sumatera Selatan: 99 kasus
Kepulauan Riau: 98 kasus
Sumatera Barat: 94 kasus
Bali: 94 kasus
Kalimantan Timur: 83 kasus
Sumatera Utara: 82 kasus
Bangka Belitung: 73 kasus
Kalimantan Tengah: 59 kasus
Lampung: 49 kasus
Bengkulu: 35 kasus
Banten: 34 kasus
Kalimantan Selatan: 27 kasus
Aceh: 26 kasus
Sulawesi Utara: 26 kasus
Jambi: 14 kasus
Nusa Tenggara Barat: 5 kasus
Maluku Utara: 5 kasus
Nusa Tenggara Timur: 4 kasus
Sulawesi Tengah: 2 kasus
Sulawesi Selatan: 2 kasus
Papua Barat: 2 kasus
Gorontalo: 1 kasus
Kalimantan Utara: 0 kasus
Sulawesi Tenggara: 0 kasus
Sulawesi Barat: 0 kasus
Maluku: 0 kasus
Papua: 0 kasus
https://nonton08.com/movies/lupin-the-third-tokyo-crisis/
Pilu, Kisah Wanita Meninggal karena Corona Beberapa Jam Usai Menikah
Seorang pengantin wanita di Bihar, India, dilaporkan meninggal karena COVID-19 beberapa jam setelah melakukan pernikahan.
Dikutip dari laman Gulf News, sang mempelai pria kemudian tetap melanjutkan ritual pernikahan. Kejadian ini terjadi di Distrik Munger, sebelah timur Bihar.
Sesuai dengan jadwal, Ravish Kumar menikahi Nisha Kumari pada 8 Mei lalu, dengan upacara pernikahan yang digelar di rumahnya.
Beberapa jam setelah menikah, saksi menuturkan kondisi Nisha yang punya gejala COVID-19 tiba-tiba memburuk.
Nisha awalnya dilarikan ke rumah sakit di Tarapur. Namun, tidak ada dokter di sana. Nisha kemudian dipindahkan ke rumah sakit di kawasan Bhagalpur, sekitar 45 km jauhnya.
Namun, tim medis disebut menolak merawatnya. Selama dua jam setelah, dia dilaporkan berpindah-pindah antara fasilitas medis milik pemerintah dan rumah sakit.
Karena kondisinya semakin memburuk, keluarganya menyewa ambulans untuk membawanya ke Patna guna untuk menerima perawatan. Namun dia dinyatakan meninggal dalam perjalanan.
Kumar pun menyelesaikan bagian sang istri sebelum dikremasi.
"Apa yang bisa saya katakan? Mungkin ini sudah takdir saya," ujar dia sebelum menyalakan api di krematorium.
Ibu Nisha, Rita Devi, mengungkapkan kondisi putrinya baik-baik saja sebelum menikah. Karena itu, dia tak tahu apa yang terjadi.
Sementara kepala desa Shashi Kumar Suman menyatakan, dia baru melihat mempelai wanita meninggal setelah perkawinan. Insiden ini pun terjadi di tengah gelombang kedua virus Corona yang melanda India, dengan total kasus mencapai 23 juta orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar