Kamis, 07 Mei 2020

Yakin Parfum Bisa Cegah Virus Corona, Produsen di Turki Banjir Permintaan

Umumnya, masyarakat menggunakan cairan antiseptik atau hand sanitizer untuk melindungi diri dari virus Corona COVID-19, tetapi berbeda dengan Turki. Warga negara tersebut lebih mempercayai alkohol dalam parfum yang wangi untuk mencegahnya.
Mengutip VOA News, orang Turki percaya bahwa dengan kandungan alkohol tinggi yang ada di dalam parfum bisa membunuh virus di tangan seseorang. Hal ini membuat produsen parfum hingga ahli kimia lokal kebanjiran permintaan, salah satunya Ziya Melih Sezer.

Saat virus Corona menyebar di seluruh Turki, masyarakat mulai sadar untuk mensterilkan atau membersihkan tangannya secara teratur. Di saat itu lah permintaan parfum mulai meningkat.

"Pada awal virus Corona muncul, permintaan dari masyarakat sangat tinggi. Bahkan kami sempat kekurangan bahan-bahannya," kata Sezer.

Meskipun sudah berusia 89 tahun, ahli kimia tertua di Istanbul, Turki, ini tidak termasuk ke dalam kelompok lansia yang harus menjalani lockdown. Ini disebabkan karena keahliannya meracik obat, ramuan, hingga parfum di apotek milik keluarganya.

Menurut Kementerian Turki, angka kematian di negara tersebut mencapai lebih dari 3.000 orang karena virus ini. 60 persen di antaranya berada di Istanbul.

"Belum pernah ada kejadian seperti ini, tidak sepanik ini. Aku belum pernah mendengar tingkat kematian setinggi itu," ucapnya saat berkomentar terkait jumlah kematian di Turki akibat COVID-19.

Jurus Jitu Biar Nggak Kesiangan Saat Bangun Sahur

Bangun untuk sahur itu jadi hal yang sulit dilakukan, terutama untuk orang-orang yang tidak terbiasa melakukannya. Karena tidak terbiasa, seringkali tragedi kesiangan terjadi dan tidak bisa makan sahur untuk menjalani puasa di hari itu.
Tapi, jangan khawatir hal seperti ini masih bisa diatasi kok. Dikutip dari Gulf News, berikut 4 jurus jitu biar kamu nggak kesiangan lagi saat bangun sahur.

1. Pastinya tidur lebih awal
Satu cara agar bisa bangun saat sahur adalah tidur di waktu yang lebih awal. Jika biasanya kamu tidur pada jam 1-2 pagi, mulai bulan Ramadhan ini coba usahakan tidur pukul 22.00.

Jika kamu tidur di jam 1-2 pagi dan bangun kembali di jam 3, tubuh tidak akan mendapat kesempatan untuk istirahat. Malah akan terasa lelah saat bangun nanti.

Kalau tidur pukul 22.00, tubuh akan diberi kesempatan untuk beristirahat sampai bangun lagi di jam 03.00 nanti untuk sahur. Ini juga dipercaya bisa menjaga kesehatan metabolisme tubuh.

2. Jangan konsumsi kafein sebelum tidur
Sebagian orang mungkin memang tidak bisa lepas dari minuman yang mengandung kafein, bisa teh ataupun kopi. Apalagi saat bulan puasa ini, mereka hanya bisa mengkonsumsinya setelah berbuka puasa.

Jika mengkonsumsinya sebelum tidur, itu bisa mempengaruhi pola tidur. Meski tidak semua, tapi minuman tersebut bisa memicu rasa gelisah, tidak bisa tidur, dan akhirnya kesiangan untuk sahur.

3. Jangan makan banyak-banyak saat buka puasa
Biasanya saat berbuka puasa banyak orang yang langsung memilih makanan berat atau karbohidrat untuk menghilangkan rasa lapar setelah berpuasa. Sampai-sampai perutnya kekenyangan dan membuat mata mengantuk.

Eits, tapi ini tidak menjamin kamu akan mudah bangun sahur lho. Justru saat tidur dengan perut yang kenyang, durasi tidur akan lebih lama dan lelap daripada saat kondisi perut lapar.

Jadi, akan lebih baik jika makan lebih sedikit asal cukup saat berbuka, dan konsumsi makanan yang sehat dengan jumlah lebih banyak untuk persiapan menjalankan ibadah puasa sehari penuh.

4. Jangan lupa tetap olahraga teratur
Olahraga memang jadi kegiatan yang punya banyak manfaat, salah satunya bikin tidur lebih baik. Olahraga juga bisa membantu sistem pernapasan lebih lancar, mengurangi berat badan, sehingga kualitas tidur jauh lebih baik.

Selama puasa, kamu bisa berolahraga sebelum dan sesudah berbuka secara konsisten agar tidur jauh lebih tenang. Disarankan, olahraga malam setelah berbuka dilakukan pada pukul 21.00.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar