Selasa, 09 Maret 2021

TikTok Rilis Fitur Tanya Jawab, Bisa Untuk Semua Pengguna

 Fitur tanya jawab di TikTok kini resmi dirilis. Fitur ini pertama kali diuji pada bulan Januari lalu di mana saat pengujian fitur ini hanya dapat digunakan bagi pengguna yang telah memiliki 10 ribu atau lebih followers.

Tapi kini fitur tersebut dapat digunakan bagi siapa saja yang memiliki akun TikTok meski memiliki pengikut sedikit.


Saat fitur ini diaktifkan ada beberapa cara untuk menggunakan fitur stiker Q&A. Seperti saat memberikan komentar pengguna yang menjadi penonton dapat mengklik tombol "?" untuk memberikan komentar mereka yang bisa dijadikan pertanyaan.


Lalu si pembuat video ini kemudian dapat memfilter komentar-komentar dan melihat seluruh pertanyaan dan membalasnya dengan bentuk video.


Fitur ini juga dapat digunakan saat melakukan live atau streaming langsung, di mana pembuat konten dapat berbagi dan menjawab pertanyaan dari penonton secara real time.


Dan terakhir TikTok juga menambahkan tab Q&A terpisah ke profil pembuat yang akan menarik semua pertanyaan yang telah dijawab oleh si pembuat konten sebelumnya. Penonton juga dapat mengirimkan pertanyaan baru langsung dari bagian Q&A tersebut.


Seperti diketahui fitur tanya jawab ini pun udah menjadi ciri khas dari aplikasi TikTok di mana pengguna bisa merespon atau menjawab pertanyaan dari pemberi komentar berupa video.


Tetapi bagian komentar dapat dengan mudah menjadi berat pada video populer, jadi memiliki cara khusus untuk mengajukan dan menjawab pertanyaan dapat mempermudah pembuat konten dengan banyak pengikut.


Ini juga memberi mereka alat untuk menghindari menjawab pertanyaan yang sama berulang kali.

https://nonton08.com/movies/paradox-2/


Misteri Badai Matahari yang Ancam Bumi Akhirnya Terungkap


 Secara rutin, Matahari melepaskan partikel yang disebut sebagai peristiwa badai Matahari. Setelah cukup lama jadi misteri dari mana asal muasalnya, ilmuwan ini mengaku mengetahui sumbernya.

Partikel dari Matahari itu, saat berlangsungnya badai Matahari, bisa mengganggu satelit di orbit Bumi dan juga infrastruktur elektronik. Muncul pula risiko bagi astronaut dan para penumpang pesawat terbang yang dapat terkena radiasi.


Untuk meminimalisir dampak badai Matahari, ilmuwan mencoba memahami bagaimana fenomena ini berlangsung di Matahari sehingga harapannya lebih bisa diprediksi dan diantisipasi pada masa depan.


Dalam riset baru yang diterbitkan jurnal Science Advances, seperti dilihat Jumat (5/4/2021) ilmuwan menganalisis komposisi partikel energi Matahari yang menuju ke Bumi dalam badai Matahari. Terungkap bahwa materinya serupa dengan plasma yang berlokasi rendah di bawah korona Matahari, dekat dengan area tengah atmosfernya.


"Dalam riset kami, kami mengamati untuk pertama kalinya dari mana partikel aktif berasal dari Matahari kita. Bukti kami mendukung teori bahwa hal itu berasal dari plasma yang ditahan di bagian bawah atmosfer Matahari oleh medan magnet yang kuat," kata Dr Stephanie Yardley salah satu periset dari UCL Mullard Space Science Laboratory.


"Partikel aktif itu, ketika dilepaskan, kemudian berakselerasi oleh letusan yang kecepatannya beberapa kilometer per detik. Ia bisa sampai ke Bumi sangat cepat, dalam beberapa menit atau jam, dengan event semacam itu berlangsung selama beberapa hari," tambahnya.

https://nonton08.com/movies/paradox/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar