Sabtu, 06 Februari 2021

Switch Mobile Tutup Layanan, Smartfren Siap Geber Power Up

 - Smartfren siap menggeber operator digital andalannya, Power Up. Di 2021, Power Up bakal dibawanya lebih dekat dengan generasi muda yang jadi sasaran utama pasar mereka.

Sejak diluncurkan pertengahan 2020 sampai saat ini, Power Up masih terus dikembangkan dan menjadi fokus Smartfren untuk menyasar pelanggan yang kehidupannya tak terlepas dari layanan digital.


SVP Digital Telco Business Ega Praditya mengatakan, Power Up berencana mengembangkan varian penawaran agar makin menyesuaikan dengan beragam gaya hidup pelanggan dan menghubungkan pelanggan dengan teknologi.


"Target kami selain dari bertambahnya pelanggan adalah menjadi provider dengan inovasi terdepan dengan merilis pilihan paket dan penawaran yang tepat sasaran," ujar Ega kepada detikINET, Kamis (4/2/2021).


Terkait jumlah pelanggan Power Up saat ini, Ega tidak menyebutkan angka pastinya, ia hanya mengklaim bahwa pelanggannya terus bertambah sejak peluncuran tahun lalu. Adapun, titik layanan Power Up berada di seluruh Indonesia, sesuai dengan jangkauan dan teknologi 4G Smartfren.


Mengenai penutupan layanan Switch Mobile yang notebene mengguna jaringan Smartfren dan memiliki peran yang sama dengan Power Up yang nantinya jadi fokus perusahaan, Ega tidak banyak menanggapi. Ia mengungkapkan bahwa pelanggan Power Up nantinya akan mendapatkan berbagai penawaran eksklusif.


"Smartfren tetap fokus ke pengembangan fitur dan akuisisi pelanggan Power Up. Merekalah yang akan dapat menikmati secara penuh layanan dan berbagai penawaran ekslusif dari digital platform kami," ucapnya.


"Di Power Up kami terus berinovasi untuk mendefinisikan bagaimana layanan telekomunikasi seharusnya dapat dinikmati dan memenuhi kebutuhan pelanggan," pungkas Ega.

https://movieon28.com/movies/the-roommate-3/


5G Datang, Spesifikasi Ponsel Akan Ikut Berubah


Kedatangan 5G di Indonesia tidak hanya membawa jaringan internet yang jauh lebih cepat. Spesifikasi ponsel pun diprediksi akan ikut berubah seiring dengan dukungan 5G.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto ponsel yang mendukung 5G di masa depan kemungkinan akan menggunakan memori internal yang tidak terlalu besar dan tidak bisa ditambah dengan microSD.


"Nantinya semua file-file yang dari perangkat konsumen bisa di-upload ke cloud dengan mudah dan cepat," kata Aryo dalam acara Oppo 5G Academy di Jakarta, Kamis (4/2/2021).


"Makanya kenapa tidak hanya di Oppo Reno5 5G, banyak ponsel lain yang memberikan storage hanya 128 GB. Karena nantinya storage itu hanya pure untuk aplikasi," sambungnya.


Sedangkan untuk pengguna yang sering memainkan game berat, Aryo mengatakan mereka tidak perlu menyimpan game berukuran besar di ponselnya karena bisa mengandalkan cloud gaming.


Selain itu, jaringan 5G yang lebih kencang juga akan mengakibatkan perubahan kebiasaan di kalangan pengguna ponsel. Aryo mencontohkan internet yang lebih cepat akan membuat pengguna ponsel lebih sering melihat ponsel dan streaming video.


Hal ini akan membuat baterai ponsel menjadi lebih cepat habis. Menurut Aryo, ponsel 5G masa depan akan menyandingkan baterai yang besar dengan teknologi pengisian cepat yang lebih ngebut.


"Makanya Oppo langsung menyatukan perangkat Reno5 5G dengan SuperVOOC 2.0 65W yang bisa penuh kurang lebih kurang dari satu jam," ujar pria berkacamata ini.


Oppo sendiri saat ini sudah memiliki tiga ponsel 5G ready di Indonesia yaitu Find X2, Find X2 Pro dan Reno5 5G. Ia mengatakan pembatalan lelang frekuensi 2,3 GHz oleh pemerintah baru-baru ini tidak akan mempengaruhi Reno5 5G di masa depan.


"Kurang lebih Reno5 5G mendukung semua frekuensi yang nanti akan berjalan di Indonesia," pungkasnya.

https://movieon28.com/movies/the-roommate-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar