Jumat, 05 Februari 2021

Sarah Azhari Ceritakan Gejala COVID-19 Saat Terpapar, Sempat Sesak Napas

 Baru-baru ini, Sarah Azhari mengumumkan dirinya sempat terpapar COVID-19. Saat dinyatakan positif Corona, ia mengaku panik, takut, hingga merasa cemas.

Artis yang kini tinggal di Los Angeles Amerika Serikat mengalami gejala COVID-19 umum. Bahkan dirinya sempat sesak napas.


"Hai teman-teman, saya hanya ingin berbagi cerita, baru-baru ini saya terpapar virus Covid-19, hal ini sangat emosional bagi saya (panik, takut, cemas juga sedih yang mendalam kenapa saya bisa tertular padahal selama ini saya sangat hati-hati dan selalu disiplin mengikuti protokol kesehatan). Saat tahu positif saya langsung isolasi di rumah, ditest lagi dan diperiksa oleh dokter," tulis Sarah dalam laman akun Instagram pribadinya.


Meski akhirnya sudah dinyatakan negatif Corona, ia masih merasakan gejala COVID-19.

"Alhamdulillah saya sudah sembuh sekarang dan hasil test saya beberapa hari yang lalu hasilnya negatif dan semoga 100 persen sembuh total (karena saya masih sedikit batuk) bantu doa ya supaya batuk nya cepat hilang," ungkapnya.


Di sisi lain, ia mewanti-wanti setiap orang yang masih menganggap remeh COVID-19. Sarah Azhari menegaskan COVID-19 itu nyata dan mengingatkan pentingnya selalu mematuhi protokol kesehatan.


"Saya hanya ingin mengingatkan juga bahwa covid 19 ini nyata dan serius, saya ingin kalian semua aman di luar sana, kenakan masker, cuci tangan setiap saat, siapkan semprotan disinfektan, tisu, pembersih tangan, dan patuhi semua protokol kesehatan. Be safe, be clean and stay healthy buat kalian semua. Aamiin YRA," pungkasnya.

https://cinemamovie28.com/movies/lust-for-a-vampire/


Ahli Sebut Pasien Kanker Bisa Divaksinasi COVID-19, Tapi Ada Syaratnya


Tak semua orang bisa diberikan vaksin COVID-19 karena ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum divaksin. Misalnya, pada orang di bawah usia 18 tahun dan ibu hamil, karena keamanannya belum terjamin dalam uji klinis.

Namun, bagaimana dengan pasien kanker? Terlebih pasien kanker merupakan salah satu kelompok risiko tinggi mengalami keparahan jika terinfeksi virus Corona.


Menurut dokter onkologi dari Rumah Sakit Premier Jatinegara, Dr dr Tubagus Djumhana A, SpPD-KHOM, pasien kanker sebetulnya perlu mendapatkan vaksin COVID-19.


"Apakah pasien kanker perlu diberikan vaksin COVID-19? Jawabannya perlu, karena pada kanker menyebabkan imunitas tubuhnya menurun, sehingga dia akan terpapar COVID-nya dalam risiko tinggi," kata dr Djumhana dalam Webinar World Cancer Day 2021 Vaksin COVID-19 dan Kanker, Kamis (4/2/2021).


Namun, kata dr Djumhana, tak semua pasien kanker bisa diberikan vaksin COVID-19. Perlu adanya pemeriksaan khusus apakah pasien tersebut layak disuntik vaksin atau tidak.


"Pasiennya harus datang ke ahli onkologi, apakah aku termasuk yang memang memerlukan vaksin COVID-19? Kalau nggak, apa yang harus dilakukan?" ujarnya.


"Kalau pun harus diberikan harus di bawah supervisi dokter ahli kanker," pungkas dr Djumhana.


Lebih lanjut, dr Djumhana mengatakan proses penyuntikkan vaksin COVID-19 pada pasien kanker pun tidak dilakukan di tempat umum, tetapi harus di rumah sakit atau cancer center.


"Dianjurkan pemberiannya bukan di tempat umum, karena harus mengantre nanti terpapar (COVID-19), jadi harus di rumah sakit atau cancer center," jelasnya.


Bagi pasien yang tak bisa diberikan vaksin COVID-19, dr Djumhana menyarankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, rutin mencuci tangan, dan kalau bisa ditambah dengan memakai face shield.

https://cinemamovie28.com/movies/initiation-love/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar