Senin, 11 Mei 2020

Psikolog: Kerumunan Saat McD Sarinah Tutup Tanda Kurang Empati

Gerai McDonald's Sarinah tutup pada Minggu (10/5/2020) membuat sebagian masyarakat menjadi emosional karena punya banyak kenangan khusus di sana. Sayangnya di tengah proses penutupan gerai yang sudah beroperasi selama 30 tahun ini, ramai warga yang berkunjung ke sana dan ini menimbulkan kekhawatiran.
Terlihat dalam postingan yang viral bahwa warga berkerumun tidak mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang masih berlaku di masa pandemi virus Corona. Apakah hal ini menunjukkan orang sudah mulai jenuh dan stres karena terlalu lama di rumah?

Praktisi psikologi dan juga penulis buku, Nuzulia Rahma Tristinarum, mengatakan bahwa peristiwa ini bukan menunjukkan kejenuhan seseorang dan ingin jalan-jalan keluar rumah, melainkan kurangnya kemampuan untuk mengontrol emosi dan kurangnya empati.

"Peristiwa tersebut bukan menunjukkan kejenuhan seseorang dan ingin jalan-jalan atau keluar rumah tetapi lebih menunjukkan adanya kurangnya kemampuan dalam menggunakan akal dan hati nuraninya, kurangnya kemampuan mengontrol emosi dan kurangnya empati, Karena masih mengedepankan emosi dan kepentingan pribadi," jelasnya saat dihubungi detikcom, Senin (11/5/2020).

Rahma menambahkan, agar dapat mengontrol emosi, khususnya dalam situasi tersebut dan kondisi saat ini maka sebaiknya kita sama-sama menggunakan akal dan hati nurani untuk memikirkan dampaknya.

"Sebaiknya gunakan akal kita. Coba berpikir dan tanya diri sendiri apakah yang akan kita lakukan ini bermanfaat? Seberapa pentingnya sih sampai harus dilakukan? Apa dampak ke depannya dari perilaku yang kita lakukan? Apakah perilaku kita dapat menyebabkan dampak buruk bagi orang lain?" pungkasnya.

Update Corona di Indonesia 11 Mei: 14.265 Positif, 2.881 Sembuh, 991 Meninggal

Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Hingga Senin (11/5/2020), akumulasi kasus positif telah mencapai 14.265 orang.
Dikutip dari covid19.go.id, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 2.881 (20,2 persen dari total terkonfirmasi) dan yang meninggal menjadi 991 (6,9 persen dari total terkonfirmasi.

Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona COVID-19 pada Senin (11/5/2020):

1. Jumlah kasus positif bertambah 233 menjadi 14.265.
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 183 menjadi 2.881.
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 18 menjadi 991.

Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Sebelumnya pada Minggu (10/5/2020), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 14.032, dengan 2.698 di antaranya sembuh dan 973 meninggal.

3 Bulan Tutup karena Lockdown, Disneyland Shanghai Kini Kembali Dibuka

 Wajah-wajah bermasker terlihat memenuhi sudut-sudut Disneyland Shanghai, ketika taman hiburan paling terkenal di China itu dibuka kembali pada Senin (11/5/2020) sejak pemerintah melonggarkan pembatasan perjalanan selama pandemi virus Corona.
Disneyland Shanghai yang ditutup sejak 25 Januari 2020 akan membatasi jumlah pengunjung yang masuk serta menutup beberapa wahana demi mematuhi pedoman jarak sosial.

Dikutip dari laman Reuters, meski sudah resmi dibuka, jumlah pengunjung masih terbatas. Di mana mereka wajib memesan tiket terlebih dahulu.

"Kami berharap pembukaan kembali hari ini menjadi cahaya suar bagi dunia, memberikan harapan dan inspirasi bagi semua orang," kata presiden Resort Disney Shanghai, Joe Schott.

China adalah negara pertama yang mengalami penutupan (lockdown) dan yang pertama dibuka kembali, setelah pemerintah menyatakan penyakit virus Corona terkendali pada awal Maret 2020.

Pabrik dan toko telah dibuka, tetapi bioskop, tempat karaoke, pusat kebugaran dan bisnis hiburan lainnya masih tutup.

Para pengunjung Disney, banyak yang memakai bando telinga Mickey Mouse dan berpakaian sebagai karakter dalam film, namun sebelum masuk diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya.

Lagu tema Disneyland, when you wish upon a star, terdengar dari pengeras suara ke tengah antrian itu. Pengelola juga membuat tanda jarak sosial melalui papan pengumuman hingga coretan di jalanan.

"Bisa bersantai di sini, dan ini adalah sebuah keajaiban," ujar Kaira salah satu pengunjung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar